Begitulah hujan bercakap pada rerumputan, Bertaut bercumbu dipucuk kidung awan berwajah muram, Mengiringi senyap malam berlabuh di pesisir kenangan masa lalu telah usai, Bukanlah bunga Sedap Malam bermekaran dan mengatup ketika senja terlelap???, Bukantah pula lirih suara burung hantu menyapa dari ujung jiwa terjebak sunyi???, Dan sebentuk bisikan bernyanyi dalam hati yang merindu, Lirih mendesah mengiring rekah senyum rindumu,
Blambangan, 31082008 --- On Sun, 8/31/08, vonny vitawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: vonny vitawati <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: CiKEAS> TERSENYUMLAH KAWAN To: [email protected] Date: Sunday, August 31, 2008, 10:40 AM Tersenyum .....? mampukah kita tersenyum ... bila hati merintih didalam sini meski ku tak ingin larut dalam duka ini meski ku tak ingin meratapi lara ............ tapi galau dihati ... tak mampu kuusir resah berkepanjangan tak mungkin ku enyahkan ... ............. ... tapi kawan .... ku coba tersenyum tukmu manis kah mas bayu ... ? rgds ivonne --- On Wed, 8/27/08, Lanang Laras <bayu_larasadji@ yahoo.com> wrote: From: Lanang Laras <bayu_larasadji@ yahoo.com> Subject: CiKEAS> TERSENYUMLAH KAWAN To: [EMAIL PROTECTED] com Date: Wednesday, August 27, 2008, 10:56 AM Jangan pernah terperangkap kesunyian Jangan biarkan diri sendiri jadi korban Semua pasti ada jalan Menuju perubahan … Menuju kebahagiaan Hidupkan hari dengan senyuman Sebuah senyum pertama pada diri sendiri Yang bertanda sebuah ketegaran hati Lalu melangkahlah ke depan Seiring dengan irama yang mengalun di hatiMenolehlah ke belakang Seiring dengan gejolak yang mengoyak bersama kerisauan hati Luluhkan diri dan biarkan ia mengalir bagai derasnya aliran sungai Yanyikanlah melodi jiwa bagai heningnya suara sang malam yang sunyi Kenalilah penderitaan dari kelembutan cinta…cinta yang suci Sebuah rasa yang begitu indah ituSungguh diri kita bukanlah apa apa…. Kecuali hanyalah selaput berkilauan Yang tak selalu mampu membalut segores luka Bukan pula secercah cahaya Yang tak selalu bisa terangi kekecewaan yang meyakitkan Melainkan setangkai bunga putih Yang terkadang mekar juga layu seiring musim yang berganti Tersenyumlah kembali … jangan sedih lagi Rajut mimpi - mimpimu…wujudkan semua dengan percaya diri Hidup butuh perjuangan … semua butuh pengorbanan Dan yakinlah badai pasti akan berlalu…… Blambangan. 27082008
