Ya..begitulah, sesuatu yang disembunyi kan akan keluar juga baunya.
Sebelumnya aku pernah sampaikan  tidak pernah respek sama Menkeu ini, hal 
idenya melakukan pajak diBatam, padahal selama ini sebagai zone free tax. 
Usulannya ditolak dan menimbulkan banyak masalah. 
Beruntung Gus Dur dan Mega tidak mengajaknya ke Kabinet. Kenaikan minyak juga 
merupakan usulannya..coba saja putar rekaman lalu bagaimana dengan mudahnya 
mengatakan minyak kita masih yang termurah diAsia  saat menurunkan bensin Rp 
500., dengan setengah hati. 
Apa dia tidak berpikir dibenaknya dampak sosial yang diberikan bila BBM dapat 
dipulihkan keharga semula. Kenapa selalu berhitung angka angka indeks 
keberhasilan yang biasanya hanya semu

Kenapa sih SBY tidak pernah setia dengan ucapannya.
SBY banyak melakukan kesalahan dalam pemilihan menteri dikabinet, itu satu hal 
yang merusak kebijakkannya.
Pengalaman dilapangan sangat diperlukan dari pada terkagum kagum dengan 
predikat (palsu)  yang disandang.

hens


--- On Fri, 11/14/08, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: CiKEAS> Pemerintah Melakukan Devaluasi Terselubung Rp15000/dollar !!!
> To: [email protected]
> Date: Friday, November 14, 2008, 10:15 AM
> Pemerintah Melakukan Devaluasi Terselubung Rp15000/dollar
> !!!
>                                         
> Sesungguhnya ekonomi Indonesia sama seperti dizaman Sukarno
> yaitu
> Ekonomi Demokrasi Terpimpin.  Semuanya diatur oleh
> pemerintah
> dibelakang layar sehingga segalanya menjadi abu2 menjadi
> tersamar,
> menjadi tertutup.
> 
> Kenaikan harga dollar sama sekali tidak ada kaitannya
> dengan krisis di
> Amerika terbukti semua mata uang dunia juga tetap stabil
> yaitu kadang
> turun kadang naik yang akan keposisi yang sama.
> 
> Beda dengan di Indonesia, pemerintah bisa
> menarik/merampas/merampok
> harta rakyatnya melalui devaluasi atau kenaikan dollar yang
> katanya
> volatile.
> 
> Dibawah ini berita dari surat kabar waspada yang
> menjelaskan permainan
> kotor Sri Mulyani dalam memperkaya para pejabat2
> dilingkungannya tanpa
> bisa dituduh korupsi.
> 
> http://www.waspada.co.id/ekonomi/rupiah-sengaja-digiring-ke-15.000.html
> 
> Seharusnya tidak ada alasan ataupun tidak ada hubungannya
> krisis di
> Amerika dengan kenaikan dollar di Indonesia.  Kaitannya
> hanyalah
> terletak ditangan pejabat2 pemerintah yang sengaja
> mengambil
> kesempatan mengeruk keuntungan dengan alasan kenaikan harga
> dollar
> yang memang sengaja dinaikkan dimana sebelnya mereka
> memborong banyak
> dollar sewaktu harganya masih rendah.  Barulah setelah itu
> harga
> dollar dinaikkannya dan sewaktu dollar sudah dipuncak
> tertinggi dollar
> itu kembali dijual kepada pemerintah dan barulah kemudian
> dollar itu
> turun lagi.
> 
> Krisis ekonomi di Amerika artinya pemerintah Amerika
> kekurangan
> dollar, dan untuk memenuhi kebutuhan dollar ini dijual bond
> dan stock,
> akibatnya, pengusaha menjual usahanya untuk beli bond dan
> stock karena
> dengan menyimpan bond dan stock setahun saja akan bisa
> mendapatkan
> keuntungan lebih dari 100% katimbang harus susah2 berusaha
> dikala
> pasaran lagi sepi.
> 
> Dilain pihak, pejabat2 pemerintah kesemuanya adalah
> spekulan2 yang
> paling curang karena mereka sudah tahu kapan akan
> dinaikannya harga
> dollar dimana anak isteri dan cucu2nya disuruh memborongnya
> sementara
> pemerintah sendiri melarang rakyat jelata untuk membeli
> dollar
> menikmati keuntungan kilat seperti yang dinikmati para
> pemimpinnya.
> 
> Hal ini benar2 merugikan rakyat jelata, dan juga
> kepercayaan kepada
> pemerintah benar2 makin tipis.
> 
> Ini penipuan terang2an, semua pejabat berusaha memperkaya
> diri dengan
> kenaikan harga dollar untuk mempersiapkan pemilu tahun
> depan.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.


      

Kirim email ke