Refleksi: Mana bisa penakut dapat pangkat jenderal, tetapi berakal bulus 
mungkin saja dan oleh karena itu harta haram Soeharto tidak digubris. 

http://www.suaramerdeka.com/beta1/news/print.php?id_news=20267

SUARA MERDEKA CYBERNEWS 

28/12/2008 15:40 wib - Nasional Aktual


Gus Dur Nilai SBY Penakut


Jakarta, CyberNews. Mantan Presiden Indonesia ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus 
Dur, menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pemimpin bangsa yang 
penakut. Hal tersebut disampaikannya dalam Orasi Catatan Akhir Tahun 2008, 
Minggu (28/12) di Hotel Santika Jakarta.

"Lihat saja, untuk menangkap koruptor, dia cuma menyuruh KPK. Presiden SBY 
tidak berani terang-terangan," ujar Gus Dur. Turut hadir dalam acara orasi 
tersebut adalah Romo Magnis Suseno, mantan juru bicara era pemerintahan Gus Dur 
Wimar Witoelar, pakar komunikasi politik Effendi Gazali, dan pengamat politik 
Bondan Gunawan.

Selain itu, Gus Dur menilai saat ini arah dan tujuan bangsa Indonesia masih 
belum jelas. Pemerintah ingin rakyat hidup makmur, tetapi menurutnya tidak 
mungkin terjadi jika sistem ekonomi Indonesia masih seperti saat ini.

"Yang kaya semakin kaya, dan yang miskin semakin miskin," ujarnya. 

Kirim email ke