Harian Duta Masyarakat (http://dutamasyarakat.com) 
Kamis, 08 Januari 2009 


 
Carut Marut Penghitungan Ulang di Pamekasan (3-Habis) 
Jangan Lagi Tebar Kezhaliman di Bangkalan-Sampang 
 
�Sudahlah, hentikan semua skenario kebusukan itu. Kenapa KPU susah 
amat bersikap fair dan netral? Biarkan Pilgub ini berlangsung jujur 
agar pemimpin yang dihasilkan nanti juga jujur dan amanah,� ujar 
Ketua DPW Partai Patriot, La Nyalla M Mattalitti yang geram dengan 
sikap kepala batu KPU Jatim yang terkesan partisan.

Ia meminta agar KPU Jatim tidak lagi sibuk merancang skenario 
menjegal Ka-Ji dengan cara-cara kotor pada coblosan ulang di 
Bangkalan dan Sampang pada 21 Januari nanti. Sebab ada kemungkinan 
pada coblosan ulang nanti akan diterapkan lagi skenario kecurangan 
yang dirancang lebih sistematis untuk menjegal Ka-Ji.

Di katakannya, pada penghitungan ulang di Pamekasan KPU Jatim sudah 
jelas terindikasi kuat menjegal Ka-Ji dengan cara menahan form C-1 
agar kecurangan pada putaran II kemarin tidak terungkap. Sebab, jika 
terungkap maka Ka-Ji tentu mendapat perolehan suara banyak. 

Logikanya, jika form C-1 dibuka ke publik maka kecurangan seperti 
petugas KPPS mencoblos ratusan surat suara sisa untuk KarSa akan 
ketahuan sehingga suara hangus.

�Itu (skenario menahan form C-1) tampak disengaja. Nah di coblosan 
ulang nanti kebusukan apalagi yang akan dirancang ? Saya ingatkan, 
KPU Jatim dan jajarannya di bawah, jangan lagi menebar kebusukan pada 
coblosan ulang di Sampang dan Bangkalan,� tegasnya.

Warning ini muncul karena saat ini beberapa telik sandi yang disebar 
telah mencium ada indikasi upaya untuk mencurangi lagi coblosan ulang 
pada 21 Januari nanti. Skenario yang disusun pun dipastikan lebih 
rapi dan halus daripada skenario yang diterapkan pada putaran dua. 

Bahkan terindikasi pula melibatkan elit birokrasi, elit anggota 
legislatif hingga penyelenggara pemilu. Mereka merancang skenario 
curang untuk menggagalkan kemenangan Ka-Ji.

�Tetapi kami tentu tidak tinggal diam. Atas nama kejujuran dan 
kebenaran, kami tetap akan melawan dengan semangat jihad melawan 
kebathilan yang sistematis, terstruktur dan massif ini,� kata La 
Nyalla.

Sementara itu, Sekretaris Ketua Tim Pemenangan Ka-Ji, Muhammad 
Mirdasy menegaskan bahwa Ka-Ji saat ini dikeroyok dan dicurangi habis-
habisan oleh kekuatan birokrasi, elit politik di DPRD, kekuatan pusat 
hingga penyelenggara pemilu. (*) 


Kirim email ke