Tanpa Perang Bisakah Israel Mengubah Quran Yang Memusnahkan Israel ?
Banyak pihak yang menyatakan bahwa membalas serangan Hamas adalah
sikap yang salah. Namun dimana salahnya sama sekali tidak jelas,
seperti halnya Hamas menyatakan bahwa Israel salah strategi dengan
menyerang Hamas. Lalu kalo menurut Hamas Israel itu salah strategi,
maka strategi mana yang terbaik bagi Israel ??? Oleh pemimpin Hamas
dijawab bahwa yang paling tepat bagi Israel adalah keluar dari tanah
Israel dan bunuh diri karena dengan demikian hukuman orang Yahudi oleh
Allah bisa mendapatkan keringanan.
Jelasnya, strategi begitu harusnya dijalankan Hamas bukan dijalankan
Israel karena Israel lebih segalanya dan mampu memaksa Hamas untuk
bunuh diri kalo memang mereka merencanakannya. Tidak ada yang tidak
bisa dilakukan ataupun direncanakan oleh Israel, sebaliknya tidak ada
yang bisa dilakukan oleh Hamas hingga senjatapun harus membelinya atau
disumbang negara2 yang seiman dengan mereka. Tanah mereka miskin,
rakyat mereka pengangguran, budaya mereka adalah menipu, dan agama
mereka adalah terror. Kesemuanya ini merupakan kartu mati untuk bisa
eksist didunia damai yang berasaskan tegaknya HAM.
Berperang bagi pemerintah dan rakyat Israel memang merupakan beban
berat, selain mahal biayanya juga mengorbankan banyak jiwa. Kalo
mereka disuruh pilih jelas lebih suka damai daripada berperang, tidak
benar tuduhan Hamas dan tuduhan negara2 Islam bahwa Israel senang
perang justru Islam itulah yang memang agama berperang karena
begitulah perintah Allahnya. Lain-lah dengan Israel karena terbukti
rakyatnya berkreativitas sangat tinggi untuk memproduksi dan
menciptakan berbagai teknologi yang laku dijual untuk memperkaya
bangsa dan negaranya, sehingga wajar berperang itu merugikan, dan
dalam hidup damai mereka mampu bersaing menjadi paling produktif
didunia ini.
Lalu mana mungkin Hamas, Arab dan Islam itu bisa anda anggap cinta
damai meskipun sampai dowerpun anda ucapkan tidak akan ada buktinya
karena buktinya membuktikan Hamas, Arab dan Islam sepanjang sejarahnya
selain tidak produktif juga tak ada satupun teknologi yang mampu
diciptakannya untuk dijual, dan satu2nya tradisi terror malah tidak
laku dijual bahkan dikutuk diseluruh dunia. Ditambah lagi dengan
pengangguran semua rakyatnya, maka apalagi yang bisa dikerjakan mereka
selain perang ??? Bukankah nabi kita Muhammad dulunya berdagang dan
setelah dagangannya tak cukup memberi nafkah untuk tentaranya
menyebabkan harus merampok pedagang2 Yahudi !!!
Dari cara membandingkan dalam study comparative saja bisa kita
buktikan bahwa dengan potensi alami bangsa Israel ini mereka lebih
memilih hidup damai daripada perang karena perang akan merugikan
mereka, sebaliknya potensi alami orang2 Arab dan islam ini memaksa
mereka harus merampok dan memerangi sesamanya untuk mempertahankan
kehidupan mereka sehingga meskipun mereka ber-teriak2 Islam ajaran
damai, tetap saja tidak bisa membuktikan kedamaian ajarannya bisa
memberinya nafkah bahkan untuk nafkahnya itulah mereka harus merampok
tanpa harus diperintah lagi karena secara alamiah tak ada yang
memungkinkan untuk mendapatkan nafkah dengan jalan damai.
Ketidak produktivan Arab dan Islam ini disebabkan ajaran agamanya
bukan karena lainnya. Bandingkanlah, orang Yahudi bekerja penuh tanpa
shalat 6 hari tanpa istirahat, cuma 1 hari Sabat saja yang disucikan
mereka untuk tidak bekerja tetapi bershalat cara2 agamanya.
Sebaliknya, Arab dan Islam setiap hari malah shalat 5 waktu dan waktu
untuk bekerja serius diantara waktu shalat sangat tidak produktif
karena konsentrasinya cuma waktu shalatnya bukan waktu kerjanya
sehingga wajar tidak ada yang bisa diproduksi selain terror dan
mendengarkan khotbah2 cara2 membegal.
Kesimpulannya menjadi jelas, tak ada yang bisa dipilih bagi bangsa
Israel selain memenangkan perang karena kalo kalah harus musnah,
padahal kalopun menang mereka dilarang memusnahkan tapi malah harus
memberi nafkah, memberi pekerjaan kepada pengangguran Arab Islam yang
tidak produktif sama sekali ini.
Bagi Arab dan Islam, ayat2 Quran tidak bisa diubah, bahwa muslimin
tidak boleh hidup satu langit dengan orang Yahudi, kafir, dan
penyembah berhala.
Tugas Arab dan Islam cuma satu, yaitu memusnahkan Israel dan bangsa
Yahudi, padahal tugas bangsa Israel ada dua yaitu mempertahankan diri
agar tetap menang dan tidak boleh kalah untuk tetap exist dalam
kehidupan ini, dan tugas yang kedua adalah harus memberi nafkah kepada
Arab dan Islam yang bertekad mau memusnahkan mereka.
Ny. Muslim binti Muskitawati.