Israel Adalah Bangsa Palestina Yang Aseli
                                                        
Tulisan ini saya buat untuk menjelaskan kepada semua rakyat Indonesia
bahwa tidak mungkin Arab Palestina bisa mendapatkan pendukung untuk
mengusir orang2 Yahudi dari tanah mereka.

Mengapa semua negara2 maju dan negara2 Barat selalu mendukung Israel
untuk tetap eksist ???  Kuncinya cuma satu, yaitu mereka orang2 Yahudi
inilah penduduk aseli bangsa Palestina dan orang2 Arab Palestina sama
sekali bukan orang Palestina melainkan pendatang2 Arab yang bertualang
ditanah Palestina.

Arab Palestina bukan orang Palestina mereka sama seperti juga orang
Cina Indonesia yang bukan aseli orang Indonesia.


> "Sunny" <am...@...> wrote:
> Mereka suku semit, bisa dicek dna,
> mereka menulis dari kanan ke kiri.
> 


Semit itu bukan nama bangsa, bukan nama etnis, bukan juga sebutan
untuk kelompok agama.

Semit itu hanyalah istilah yang berasal dari Bible dan istilah ini
tidak dikenal dalam Quran.

Berdasarkan Wikipedia, Semit merupakan kata2 yang digunakan Bible
untuk merujuk kepada semua orang yang berasal dari South Western Asia
dan Timur Tengah.

http://en.wikipedia.org/wiki/Semitic

Ada yang memasukan Arab juga termasuk semit dan ada pihak2 yang
menolak memasukan Arab juga sebagai semit.  Misalnya, Hitler yang
membunuhi orang2 Yahudi dulu disebutnya sebagai "anti-semitic" dan
kalo Arab termasuk Semit maka orang2 Arab juga harusnya ikut dibunuh
secara massal oleh Hitler.

Masalah tulisan Arab dari kanan ke kiri sama sekali bukan ciri sebagai
saudara dari Yahudi, karena bangsa Cina juga menulis dari kanan ke
kiri tetapi bukan saudara dari Yahudi.  Bangsa Indonesia yang menulis
dari kiri kekanan juga sama dengan orang Belanda yang menulis dari
kiri kekanan, tetapi kita semua tahu bahwa Belanda berbeda ras-nya
dari orang Indonesia.

Jadi kesimpulannya jelas, stupid kalo urusan saudara dilacak dari
tulisannya.  Apalagi pengaruh kultur dan dongeng2 dari bangsa Yahudi
sudah ribuan tahun menyebar diseluruh Timur Tengah jauh sebelum nabi
Muhammad sendiri dilahirkan sehingga bukan hal yang bisa dijadikan
bukti bahwa adanya kesamaan dongeng2 tentang agama Allah ini menjadi
bukti mereka bersaudara.

Memang, pengaruh akulturasi memang ada, tapi tidak tepat kalo mereka
dianggap bersaudara sementara dipihak lain Arab Palestina justru
diaanggap sama sebagai orang Palestina.

Yang saya tekankan disini adalah bahwa Arab Palestina itu bukan orang
Palestina, dan orang Yahudi dan orang Palestina adalah orang/bangsa
yang sama yang hanya berbeda kepercayaannya.

Pemahaman inilah yang diketahui secara umum disemua negara2 maju
sehingga tidak memungkinkan Arab Palestina bisa mendapatkan dukungan
untuk mengusir orang2 Yahudi yang adalah penduduk aselinya.

Sama halnya, tidak mungkin orang2 Cina Indonesia bisa mengusir orang2
aseli Indonesia untuk mendirikan negara Indonesia lainnya.

Sudah saya tulis, bahwa Yasser Arafat ber akte kelahiran dari Kairo di
Mesir.  Dan semua mereka yang mengaku orang Palestina sebenarnya tidak
ada satupun orang Palestina aseli, mereka semuanya pendatang Arab dari
Mesir.  Bahkan dialek bahasa Arab yang mereka gunakan juga merupakan
dialek bahasa Arab Mesir.

Masalah DNA memang bisa dikonfirmasi bahwa DNA orang2 Yahudi berbeda
dari DNA orang2 Arab.  Dan ini merupakan tambahan bukti2 bahwa orang2
Arab dan orang2 Yahudi bukan berasal dari satu bapak yang berlainan
ibu.  Apalagi studi2 sejarah mampu membuktikan bahwa dongeng2 tentang
adanya Ibrahim tidak pernah sebenarnya eksist.

Oleh karena itu solusi pertikaian Israel dan Arab Islam tidak bisa
diselesaikan melalui Bible atau Quran, melainkan melalui referendum
yang jelas2 menghasilkan hak bangsa Israel untuk mengklaim
kedaualatannya.  Lalu atas dasar apa yang mewajibkan RI berpihak
kepada Arab dengan memusuhi Israel ???  Kalo Cina-Indonesia tidak kita
perlakukan sebagai bangsa Indonesia, maka tidak seharusnya kita
memperlakukan Arab Palestina sebagai bangsa Palestina untuk memusuhi
Israel.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke