:-)

http://www.sinarharapan.co.id/berita/0903/06/sh08.html


Caleg Perempuan Buat Lubang Resapan Biopori


Jakarta - Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) dari 38 partai politik 
peserta pemilu, Jumat (6/3) pagi ini, beramai-ramai mengelar aksi bersama tanam 
dan pelihara menghijaukan Taman Kota Rawasari, Jakarta Pusat. Mereka juga 
membuat 500 lubang resapan biopori.

Para caleg perempuan itu, di antaranya Syamsidar dari Partai Amanat Nasional, 
Wati Amir dari Partai Golkar, Farida Abidin dari Partai Gerindra, Amelia Dody 
dari Partai Kasih Demokrasi Indonesia, Evi Fatimah dari Partain Kebangkitan 
Bangsa, dan Suprapti Darsono dari Partai Demokrasi Pembangunan.

Selain itu, hadir Duta Besar MDGV dan Kordinator Gerakan Perempuan Tanam dan 
Pelihara Erna Witoelar, Wali Kota Jakarta Pusat Sylviana Murni, istri Gubernur 
Jakarta Tatik Fauzi Bowo, serta Direktur Umum dan SDM Pertamina Waluyo. 
Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat Suzi Marsitawati di sela-sela acara 
kegiatan itu mengatakan, pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta Pusat 
terkendala keterbatasan lahan yang dimiliki pemerintah kota setempat. Selain 
itu, wilayah ini tergolong wilayah padat bangunan tinggi yang mengakibatkan 
sulitnya menambah RTH. 

Suzi mengatakan, untuk meningkatkan jumlah RTH di Jakarta Pusat, pihaknya akan 
memperbanyak jumlah taman interaktif di kawasan permukiman padat dan kumuh. 
"Yang paling memungkinkan adalah meningkatkan jumlah taman interaktif di 
tingkat kelurahan dengan luas taman 150-300 meter persegi," tuturnya. 
Dikatakannya, saat ini Jakarta Pusat telah memiliki 24 taman interaksi di 
kawasan permukiman penduduk. Ter-kait perluasan RTH, Sudin Pertamanan Jakarta 
Pusat membangun Taman Kota Rawasari Cempaka Putih Jakarta Pusat sejak tahun 
2008. 

Untuk mendukung pembangunan taman kota ini, Pemda Jakarta Pusat bekerja sama 
dengan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara serta Pertamina melakukan aksi 
bersama "Tanam, Pelihara, dan Menghijaukan Taman Kota Rawasari". Aksi ini 
merupakan salah satu upaya perwujudan Millennium Development Goal. Gerakan ini 
dilakukan dengan melakukan penanaman 728 bibit pohon di Taman Kota Rawasari. 
Pohon yang ditanam adalah tanaman-tanaman produktif, yaitu pohon buah jambu 
air, jambu biji, mangga, belimbing, dan rambutan juga pohon trembesi dan 
mahoni. Semua bibit itu adalah sumbangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan 
Sudin Pertamanan Jakarta Pusat. 

Wali Kota Jakarta Pusat Sylviana Murni mengatakan, Taman Kota Rawasari 
diharapkan dapat menjadi taman interaksi bagi warga Jakarta Pusat, sedangkan 
Direktur Umum dan SDM Pertamina Waluyo mengatakan, pemberian paket biopori 
merupakan pemicu gerakan lubang biopori untuk menjaga ketersediaan dan kualitas 
air tanah di Jakarta yang semakin memburuk.(deytri aritonang)
 

Kirim email ke