Refleksi : Hebat juga pesta demokrasi, bisa menyebabkan peserta pesta harus berobat ke rumah sakit.
http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2009041506370939 Rabu, 15 April 2009 RAGAM DEPRESI: Lima Caleg Berobat ke Gunung Salak BOGOR (Lampost): Sadar gagal di pemilihan legislatif (pileg) yang digelar serentak 9 April lalu, lima calon anngota legislatif (celeg) melakukan pengobatan depresi dengan mendatangi sebuah padepokan di lereng Gunung Salak, Bogor, Selasa (14-4). Padepokan tersebut bernama Majlis Dzikir Arrusy (MDA). Padepokan tersebut berlokasi di Kampung/Desa Bitung Tengah, RT 04/1 Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Informasi yang diperoleh Lampung Post, kelima caleg tersebut merupakan caleg yang gagal melenggang dan duduk di kursi Dewan (DPRD Kabupaten Bogor, DPRD Jabar, dan DPR) dari daerah pemilihan (dapil) 4 dan 5 Kabupaten Bogor. Ustaz Saefudin Zuhri, pimpinan padepokan Majlis Dzikir Arrusy, menyebutkan kedatangan para calon anggota legislatif (caleg) tersebut sebenarnya sejak hari H pemungutan suara. Dan mereka yang terdiri dari tiga partai besar tersebut rutin berkonsultasi. Menurut Saefudin, mereka datang sendiri, tapi juga ada yang datang dibawa keluarganya. Rata-rata caleg yang datang ke padepokan merasa stres dan mengeluhkan biaya yang sangat besar untuk pencalonan menjadi anggota Dewan. "Mereka pusing karena sudah mengeluarkan biaya banyak, tapi ternyata dari hasil penghitungan suara sementara saja mereka dipastikan tidak lolos," kata dia. Adapun sistem pengobatan ala padepokan tersebut dilakukan secara perorangan dan bertahap. Menurut dia, siapa saja yang stres bisa sembuh setelah mengikuti empat kali proses peneymbuhan selama satu bulan. Sementara itu, proses penyembuhannya dilakukannya langsung. Adapun tahap-tahap penyembuhannya dilakukan dengan memberikan air dan pendekatan zikir. Sementara itu, pada pekan kedua pengobatan dilakukan pendekatan hati. Tahap ketiga pada pekan ketiga, dia mengajak langsung pasien berdiskusi. "Caranya dengan pendekatan khotbah. Dan proses seperti ini berlanjut hinga sembuh. Penerapannya zikir ditingkatkan dan mengajak diskusi untuk diterapkan dalam perilaku." n MI/R-1
<<bening.gif>>
