Refleksi: Bagaimana situasi pembangunan di tempat lain yang tidak terkendala 
konfik?   Apakah maju nan hebat ataukah tinggal ditempat?

http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=27983&ses=

19 Mei 2009 13:05:04



Pembangunan Di Puncak Jaya Terkendala Konflik





WAMENA-Pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya selama ini masih 
terkendala dengan adanya konflik antara pihak aparat keamanan dengan TPN/OPM. 
Dengan adanya konflik ini maka terjadi pergeseran pasukan yang menempati 
wilayah Kabupaten Puncak Jaya. 


"Dengan pergeseran pasukan itu, pembebanan biaya pada Pemerintah Daerah 
Kabupaten Puncak Jaya, termasuk logistik dan biaya untuk mengevakuasi para 
korban hasil kontak senjata dengan TPN/OPM," ungkap Bupati Puncak Jaya, Lukas 
Enembe, Sip yang diwakili Plh Sekda Puncak Jaya, Heri TH Dosinaen, S.Ip 
dihadapan peserta Raker Bupati se-pegunungan tengah di Wamena, Senin (18/5).


Untuk itu, Bupati Puncak Jaya mengharapkan kepada Gubernur Papua untuk melihat 
daerah Puncak Jaya secara komprehensif karena selama ini dilihat di Puncak Jaya 
bahwa semakin banyak aparat keamanan semakin tidak aman. "Kami mengharapkan 
agar ada satu kebijakan yang sangat arif dari pemerintah tingkat atas bagaimana 
kita melihat keamanan di wilayah ini yang tahun ke tahun sebelumnya begitu aman 
tapi dengan adanya kehadiran berbagai aparat kami merasa tidak aman," ujarnya. 
"Apakah kita harus memberantas separatis tanpa ada konflik ataukah kita 
memberantas separatis dengan berbagai konflik dan konflik itu dilatar belakangi 
oleh berbagai kepentingan elit," lanjutnya. 


Dengan demikian, dalam penyelenggaraan pembangunan khususnya bidang 
infrastruktur Pemkab Puncak Jaya telah membangun jalan menuju Distrik Tiom 
Kabupaten Lanny Jaya dan kendala yang dialami adalah masalah keamanan yang 
cukup signifikan.Sedangkan untuk masalah kesehatan Pemkab Puncak Jaya telah 
mendistribusikan dokter PTT yang di kontrak selama 6 bulan, namun waktu ini 
dirasa kurang maka Dinkes Provinsi Papua diminta untuk dapat memediasikan hal 
ini ke Departemen Kesehatan agar para dokter yang ditempatkan ini minimal dalam 
waktu 1 tahun agar mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. 
Kemudian masalah pendidikan Pemkab Puncak Jaya telah melaksanakan kontrak kerja 
dengan guru-guru yang didatangkan dari Jawa dan telah didistribusikan ke 
distrik dan kampung.


Sementara untuk pelaksanaan Program Respek, saat ini pemerintah Puncak Jaya 
juga mengakomodir Kabupaten Puncak, dengan dana Respek yang nominalnya pada 
tahun 2008 untuk Provinsi sebesar Rp. 16,3 miliar dan untuk dana pendampingan 
dari Kabupaten Puncak Jaya yang mengakomodir Kabupaten Puncak dengan dana 
sebesar Rp. 5,8 miliar lebih, yang mana hal ini telah dilaksanakan. (

Kirim email ke