Krisis Ekonomi Di Indonesia Akan Makin Parah !!!
                                           
Krisis ekonomi itu bukanlah satu sebab, tapi banyak penyebabnya, yang antara 
lain adalah:

- Jatuhnya komunisme membuka pasar bebas
- Pasar bebas mendorong investasi keluar dari Amerika ke Cina
- Akibat investasi keluar dari US meningkatkan pengangguran
- Meningkatnya pengangguran menurunkan daya beli
- Menurunnya daya beli merusak produksi
- Rusaknya produksi mendorong pemecatan meningkatkan pengangguran
- Serangan Terrorist Jihad menyebabkan Perang Irak/Afganistant
- Pensiunnya generasi "babby boom" menyedot uang negara
- Pelepasan copyright ciptaan robot meningkatkan pemecatan2
- Populasi penduduk dunia meningkat tapi lapangan kerja turun

Meskipun Amerika dilanda krisis ekonomi, namun penyebabnya hanyalah terletak 
kecepatan antara masuknya uang dan keluarnya uang tidak seimbang.  Pengeluaran 
uang lebih cepat dan lebih banyak dari pemasukan uang sehingga menimbulkan 
krisis.  Untuk mengatasinya tidak sukar yaitu mengerem pengeluaran dan 
meningkatkan pemasukan.  Meningkatkan pemasukanpun bukan hal yang sulit yaitu 
dengan membuka pabrik2 baru untuk ciptaan2 teknologi yang juga baru sehingga 
bisa menyerap pengangguran bersama meningkatnya pemasukan pajak2 dari para 
pegawai2 yang baru.

Sebaliknya, krisis ekonomi yang melanda di Indonesia sangat berbeda bukan 
terjadi perbedaan kecepatan antara pemasukan dan pengeluaran melainkan 
disebabkan hilangnya pemasukan dan tetap membengkaknya pengeluaran oleh 
pinjaman2 yang berbunga begitu besar sehingga tidak pernah mampu membajar pokok 
pinjamannya tetapi hanya mampu membayar bunganya saja.  Sementara itu 
pengangguran yang meningkat disebabkan larinya investor dan tidak ada 
kreativitas dan alternativ untuk menciptakan lapangan kerja baru akibat 
dipaksakannya Syariah Islam diwilayah industri.

Jadi krisis ekonomi di Amerika bisa pasti diatasi melalui perjalanan waktu, 
sebaliknya di Indonesia krisis ekonomi pasti akan makin parah dengan 
berjalannya waktu.  Karena Amerika adalah negara yang paling kaya didunia 
dengan ciptaan2 baru dan copyright2nya cukup untuk memperkaya negara dan 
bangsanya.  Sebaliknya, Indonesia sangat miskin akan ciptaan apapun bahkan 
tidak memiliki copyright sama sekali akibat Syariah Islam bukanlah ide yang 
membuka lapangan kerja melainkan merupakan ideologi yang menghancurkan lapangan 
kerja.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke