JK Tidak Loyal Kepada Atasan, Pembohong Dan Pengkhianat
                                    
Kalo atasan sendiri dikhianati, ditambah bangsa sendiri dibohongi, menanamkan 
nilai2 asing mengkhianati nilai2 bangsa sendir, kesemuanya ini menyatu dalam 
jiwa JK sehingga wajar kalo SBY dengan tegas menolak JK untuk menjadi 
wapres-nya dalam pemilu yad.

> Panusuk NST <panusuk...@...> wrote:
> salam, Tidak ada yang salah jika Kalla
> tidak bisa bahasa Jawa, toh SBY dan
> Mega juga tidak bisa bahasa Bugis--
> penulis artikel ini rasialis, apakah
> semua orang harus bisa bahasa Jawa,
> puih. Tambahan, judul artikel ini
> dalam bahasa tulis Jawa salah seharusnya
> Kalla Ora Bisa Basa Jawa.P


Jelas salah kalo JK ini tak bisa berbahasa Jawa, karena kalo memang tahu tidak 
bisa berbahasa Jawa janganlah berpropaganda bohong untuk menipu orang2 Jawa 
agar mau memilih dirinya jadi presiden.

Dalam kampanye baru2 ini JK berpropaganda se-olah2 dia bisa berbahasa Jawa, dia 
mencintai orang2 Jawa, dan dia merasa dirinya sama dengan orang2 Jawa.  Padahal 
jiwanya dan tingkah lakunya sama sekali bertentangan dengan orang2 Jawa, bahkan 
asing bagi bangsa Indonesia, dia bukan membanggakan Indonesia sebagai bangsanya 
sendiri, dia lebih bangga menjadi keturunan Arab bahkan selama menjadi Wapres 
dia menjadikan banyak wilayah Indonesia menjadi Pemda Syariah Islam yang 
mengakibatkan investor kabur dan pengangguran meroket.

Coba deh tanyakan kepada orang2 keturunan Cina, keturunan India, tanyakan juga 
kepada para muslimin yang alirannya dimusuhi oleh JK, apakah mereka mau memilih 
JK ???  Jawabannya pasti, mereka itulah yang jadi korban penjarahan Syariah 
Islam yang dikembangkan JK.

Saya di Amerika ini juga dengan kuping sendiri mendengar pidato JK dimuka 
pengusaha Amerika yang menyatakan bahwa Indonesia adalah negara Syariah Islam 
bukan negara Pancasila, akibatnya tujuan mengundang investor menanamkan 
investasi di Indonesia mengalami kegagalan, ratusan investor membatalkan 
rencananya menanamkan modal di Indonesia.  Wajar kalo SBY jadi geram karena 
perbuatan JK itu dianggap khianat tidak loyal, mengkhianati bangsa dan negara 
juga mengkhianati atasannya yang ingin memperbaiki ekonomi negara menolong 
membuka lapangan pekerjaan untuk para pengangguran.

Tidak bisa berbahasa Jawa tidak salah, tetapi mengaku bisa berbahasa Jawa dan 
merasa seperti orang2 Jawa jelas kebohongan, dan berbohong itu pasti salah 
apapun alasannya karena bangsa kita menolak "AlTaqya" meskipun ajaran Allah.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke