http://www.surya.co.id/2009/07/23/ahmad-jenggot-penghubung-jaringan-teroris-cilacap-sumatera.html


Ahmad Jenggot, Penghubung Jaringan Teroris Cilacap-Sumatera
Kamis, 23 Juli 2009 | 19:06 WIB | Posts by: Sugeng Wibowo |

CILACAP | SURYA Online - Pasca penyerahan diri Ahmadi alias Ahmad Jenggot, ke 
Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Jateng), saat ini di kalangan warga beredar 
dugaan bahwa Ahmadi bukan sekadar pedagang sapu dan keset ke Lampung. Akan 
tetapi, ia sekaligus dicurigai sebagai penghubung kelompok teroris Cilacap dan 
Sumatera.

Soal dugaan itu memang belum ada konfirmasi, tetapi seringnya Ahmadi bepergian 
ke Lampung dengan alasan menjual sapu dan keset itu menguatkan dugaan itu.

Sebelumnya, Kepala Polda Jateng Irjen Alex Bambang Riatmojo menyebutkan, pria 
berinisial A yang ditangkap di Cilacap itu diduga sebagai anggota jaringan 
Noordin M Top.

Sejumlah warga Dusun Sigaru, Desa Cikaco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten 
Cilacap, menyatakan, Ahmadi sering bepergian ke Lampung untuk menjual sapu dan 
keset, meskipun warga tak pernah melihat dia membuat barang kerajinan dari 
kelapa itu. Juga tak pernah warga melihat Ahmadi membawa barang dagangannya.

Ahmadi sebenarnya warga asli Desa Cikaco. Ia lahir dan besar di desa itu, 
tetapi kemudian ikut orangtuanya transmigrasi ke Lampung. Sekitar 10 tahun lalu 
dia kembali ke Cikaco dan menikahi Ikah, gadis setempat. Dari perkawinan itu 
lahir seorang anak yang sekarang berusia 9 tahun. Saat ini, Ikah tengah 
mengandung tujuh bulan.

Sehari-hari, Ahmadi dikenal sebagai peternak dan memelihara ayam di kandang 
samping rumah mertuanya. Akan tetapi, dia lebih sering bepergian dibandingkan 
di rumah. Kadang sebulan, kadang dua minggu dia meninggalkan rumah.

Kalau di rumah, Ahmadi diketahui sering datang ke rumah Syaefudin Zuhri yang 
sudah ditangkap polisi pada bulan Juni lalu. Sejak penangkapan Zuhri itu, warga 
tak pernah melihat Ahmadi, sampai kemunculannya pada hari Selasa lalu. mohamad 
burhanudin/kcm

Berita Terkait

Kirim email ke