WISMA INDONESIA
Dari Stasiun Uijeongbu (Line 1) keluar melalui Exit 1, kemudian turun ke
pertokoan dibawah tanah, dan keluar melalui exit 13, setelah itu kita akan
berhadapan dengan Gedung TRUE FRIEND, lalu belok ke kanan ke arah HANA BANK, di
depan itu ada pertigaan lalu ke kiri dan akan terlihat di perempatan ada toko
MINI STOP, lurus terus sampai MOTEL MIRAYU, kemudian di perempatan yang banyak
rumah makannya ke kanan, disebelah kanan atas akan terlihat papan nama
INDONESIA dengan warna MERAH PUTIH, disitulah lokasinya di lantai lima
Alamat surat adalah: WISMA INDONESIA, Uijeongbu Indonesian Migrantworkers Church
(480-841) UIJEONGBU SI, UIJEONGBU 3 Dong, Dan Bi 1 gil 133 - 3,
Yerim Building 5th. Floor
E mail: [email protected]
Telepon: 01086973897
B A T U A K I K (BARANG TUHAN AJARKAN KEPADA INSTITUSI KRISTEN)
Pada saat ini banyak sekali institusi institusi Kristen Indonesia yang
mewartakan injil kepada seluruh orang yang mengerti bahasa Indonesia, tetapi
mereka tetap masih terikat akan hak cipta yang mana seolah olah hanya mereka
sajalah yang berhak menggunakan pewartaan injil seperti yang dilakukan oleh
sekelompok grup Kristen tersebut.
Hal semacam ini adalah suatu penyelewengan yang tersamar, karena Tuhan Yesus
tidak pernah memerintahkan seperti itu, tetapi telah dituliskan di Injil Markus
16 : 15 “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk…..”
Berkenaan dengan kelemahan manusia berikut bahasanya, tolonglah jangan berusaha
menyelewengkan Firman Tuhan, kita memang disuruh oleh Tuhan Yesus untuk
memberitakan Injil kepada segala makhluk, namun demikian dalam konotasi
“Makhluk” ini bukan termasuk para binatang binatang, karena mereka sama sekali
tidak mengerti bahasa manusia. Begitu juga terhadap manusia manusia yang memang
tidak mau mengerti atau tidak mau berusaha untuk mengerti bahasa yang kita
pergunakan untuk mewartakan injil itu, bahkan orang orang semacam itu berusaha
untuk berdalih dan berbantah dalam persoalan penginjilan. Kita bawakan orang
tersebut hanya di dalam doa dan puasa kita saja, kalau kita berjumpa dengan
orang orang semacam itu.
Oleh karena itu kalau kita sudah berhasil melakukan suatu aktifitas
penginjilan, maka gandakanlah keberhasilan itu kepada teman teman kita semua
secepatnya, yaitu dengan cara mengajarkan cara cara itu kepada teman teman atau
institusi institusi Kristen yang lain, karena keberhasilan itu bukanlah
merupakan hak cipta dari kita sendiri, karena keberhasilan yang kita capai itu
adalah suatu berkat yang telah dicurahkan kepada kita oleh Tuhan Yesus Kristus.
Bacalah baik baik akan Firman Tuhan yang tertulis di Injil Matius 24 : 3 – 14,
kita sudah diingatkan oleh Tuhan Yesus agar kita waspada, supaya jangan ada
orang yang menyesatkan kita semua, sebab banyak orang akan datang dengan
memakai nama Tuhan Yesus dan berkata:”Akulah Mesias” dan mereka akan
menyesatkan banyak orang seperti halnya dengan cara pewartaan injil yang
disertai COPY RIGHT atau hak cipta dan cara cara lainnya.
Selain dari itu juga banyak sekali pewartaan Injil yang telah disesatkan oleh
pihak pihak tertentu secara amat rapi, yaitu seolah olah mereka itu adalah
SAKSI dari ALLAH BAPA DI SORGA, sedangkan betapa besarnya Sorga, itupun mereka
belum mengetahui sama sekali, bahkan cakrawala yang dapat kita lihat dengan
mata kepala kita sendiri itu pun, masih belum dapat dibuatkan SKALA nya oleh
manusia, walaupun kita semua telah begitu banyak memiliki peralatan peralatan
canggih untuk melihat cakrawala melalui teleskop teleskop yang amat mutakhir.
Yang paling fatal yaitu ada ajaran Agama yang isinya adalah untuk membenci dan
membinasakan orang lain yang tidak mau menganut agama yang diajarkan itu,
pengajaran seperti inilah yang perlu kita tiadakan di muka bumi ini, karena
pengajaran itu adalah merupakan penyesatan secara mutlak.
Kasih dari Tuhan Yesus itu adalah amat besar, bahkan penyamun yang sudah mau
menyerahkan diri kepada Tuhan Yesus dan mau percaya kepada Tuhan Yesus itupun
tidak perlu dibaptiskan terlebih dahulu agar bisa diselamatkan namun Tuhan
Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan
ada bersama sama dengan AKU di dalam Firdaus” (Injil Lukas 23 : 43). Hal
semacam ini adalah suatu perkecualian karena mengingat waktunya terlalu sempit
untuk membaptiskan orang yang telah tergantung diatas kayu salib itu terlebih
dahulu agar orang itu bisa berada di dalam Firdaus. Namun demikian untuk kita
semua yang pada saat ini masih memiliki waktu untuk dibaptiskan, maka kita
harus mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan yaitu siapa yang percaya dan
dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum (Injil
Markus 16 : 15 – 18), namun kita bukan harus meminum racun maut dan memegang
ular dan tidak mendapatkan celaka,
karena permasalahan ini bukan arti harafiah belaka, melainkan harus diartikan
secara rohaniah saja, walaupun kita akan meletakkan tangan kita atas orang
sakit dan orang itu akan sembuh.
Secara singkatnya, kita semua jangan merasa hebat dan dahsyat, sehingga kita
harus dipanggil dengan gelar gelar yang luar biasa hebat yang mana kita sendiri
itu seolah olah adalah sudah setara dengan “Rabi”, bacalah baik baik di Injil
Matius 23 : 8, atau kalau kita mau mengetahui duduk perkaranya secara rinci,
bacalah Injil Matius 23 dari ayat 1 sampai dengan ayat yang ke tiga puluh
sembilan.
Kirimkanlah sebuah e mail tanpa berita ke
[email protected]
agar anda dapat menerima berita berita dan firman Tuhan secara otomatis dan
gratis.
Atau kalau anda ingin berkonsultasi, silahkan mengirimkan berita ke:
[email protected]
dalam bahasa Indonesia, terima kasih.
Salam dalam kasihNya melalui Galatia 6 : 1 – 10 dan Roma 12 : 21
DO NOT BE OVERCOME BY EVIL, BUT OVERCOME EVIL WITH GOOD
(ROMANS 12:21)
JANGANLAH KAMU KALAH TERHADAP KEJAHATAN, TETAPI KALAHKANLAH KEJAHATAN DENGAN
KEBAIKAN !
(ROMA 12:21)
FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah
dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum hukumMU yang adil (Mazmur
119:105 -106)
Your word is a lamp to my feet and a light for my path. I have taken an oath
and confirmed it, that I will follow your righteous laws (Psalm 119: 105 - 106)