Apa Dosa Ratusan Santri Pesantren2 Terkena Flu Babi?
                                            
Dosanya mungkin berasal dari kebijaksanaan salah dan takabur dari MenKes yang 
muslimah ini.  Beliau sebelumnya berkhotbah bahwa Indonesia bebas dari Flu 
Babi, tidak mungkin bisa menyebar ke Indonesia karena katanya Flu Babi hanya 
menular dinegara yang 4 musim dan negara2 yang makan babi.  Menurut MenKes, 
Indonesia bebas dari Flu Babi karena Indonesia negara muslim mengharamkan makan 
babi sehingga tak mungkin bisa ketularan Flu babi.

MenKes yang rajin baca Quran tapi buta bahasa Inggris bahkan buta ilmu 
kedokteran modern, tidak memahami peringatan WHO yang dikirimkan dalam bahasa 
Inggris yang menerangkan bahwa Flu Babi sangat tinggi penularannya dinegara 
tropis, sedangkan dinegara 4 musim hanya muncul pada Summer season saja.

Oleh MenKes disalah mengertikan, karena oleh assistentnya diterjemahkan sebagai 
negara 4 musim saja yang paling rentan penyebaran Flu Babi ini.

Korban mati karena Flu Babi diseluruh dunia tercatat berjumlah 700 orang, 
sementara laporan yang mati di Indonesia sudah melebihi 400 orang, padahal baru 
saja 35 Santri Ponpes Assalafi Al Fithrah dilaporkan dirawat secara intensif di 
RS karena terjangkit Flu Babi, sedangkan 63 santri lainnya dicurigai juga 
tertular Flu Babi namun belum perlu dirawat.  Ditambah lagi laporan tentang 86 
santri Ponpes Tebuireng Kabupaten Jombang, Jawa Timur dinyatakan positif 
mengidap flu babi dan 5 diantaranya mati.

Flu Babi menyerang Indonesia secara menggila melebihi serangan Flu Burung.  
Mungkin karena gizinya yang rendah atau karena tidak pernah makan babi sehingga 
immunitas umat Islam terhadap flu Babi menjadi sangat rendahnya.  Dinamakan Flu 
Babi sebenarnya dikarenakan berasal dari virus Flu burung (H1N5) ini ditularkan 
kebabi dan oleh babi virus ini kemudian diubah kode genetiknya menjadi virus 
Flu babi (H1N1).  Namun babi yang tertular virus Flu babi ini sendiri ternyata 
sama sekali tidak sakit, tetap sehat2 saja, belum pernah ada satupun babi yang 
mati karena Flu babi.  Anehnya, mereka yang memakan daging babi meskipun 
mengandung virus Flu babi ini sama sekali tidak sakit, tidak tertular Flu 
Babi.....  hal ini diduga karena serum babi memiliki kekebalan spesifik 
terhadap flu Babi.  Oleh karena itu vaccine Flu babi yang paling baik pasti 
berasal dari serum babi.

Lalu apa ikhtiar menteri Kesehatan yang muslimah ini dalam menghadapi serangan 
pandemi global Flu Babi yang menyerang Indonesia sekarang ini???  MenKes tak 
punya ide untuk bertindak karena semua tindakan pencegahan terhadap flu babi 
diharamkan dalam agama Islam.  Satu2nya cara yang halal untuk mencegah flu babi 
ini adalah Sembahyang Tahajut setiap hari.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke