Refleksi :  Hebat sekali! Hukum pasar dilebihkuatkan daripada hukum perayaan 
hari raya agama di masyarakat berTuhan. Beginilah kalau kekuasaan negara berada 
ditangan kaum pemeras keringat rakyat.


http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=10485

2009-09-15
Harga Tiket Pesawat Naik 260%


SP/Abimanyu

Petugas Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batang membuat marka jalan sepanjang 
ruas Jalan Raya Batang, Kendal, Jawa Tengah, Senin (14/9). Pembuatan marka 
jalan ini berlangsung sejak Minggu (13/9) dan diperkirakan selesai pada Rabu 
(16/9) untuk ketertiban arus mudik yang meningkat menjelang Hari Raya Idul 
Fitri 1430 Hijriah.

[BENGKULU] Harga tiket pesawat Bengkulu - Jakarta memasuki H-7 Lebaran melonjak 
dari biasanya Rp 385.000 menjadi Rp 1 juta per orang atau naik sekitar 260 
persen. Kenaikan harga tiket ini disebabkan tempat duduk yang tersedia untuk 
pemberangkatan sampai H-2 sudah habis terjual.

Didi (34), calon penumpang kepada SP, di Bengkulu, Senin (14/9) mengatakan, 
tiga hari lalu dirinya menanyakan harga tiket pesawat Bengkulu - Jakarta ke 
salah satu maskapai masih tercatat Rp 385.000 per orang, tapi ketika ditanyakan 
lagi pada Senin (14/9), harganya melambung menjadi Rp 1 juta.

Bahkan, harga tiket untuk pemberangkatan H-2 ada yang mencapai Rp 1,5 juta per 
orang. "Saya tidak mengerti kenapa harga tiket pesawat Bengkulu - Jakarta mahal 
sampai Rp 1 juta. Padahal, arus penumpang mudik Lebaran di Bandara Fatmawati 
Bengkulu masih normal dan belum terjadi lonjakan penumpang, tapi harga tiket 
selangit," ujarnya.

Didi menduga, melonjaknya harga tiket pesawat di Bengkulu karena ulah oknum 
calo yang ingin mendapatkan keuntungan besar. Ini terbukti meski tiket pesawat 
dari empat maskapai di Bengkulu sudah habis terjual sampai pemberangkatan H-2, 
tapi kalau calon penumpang mau membayar Rp 1 juta tiket bisa didapat.

"Kalau memang tiket sudah habis terjual meski ada yang mau membeli Rp 2 juta 
per orang tetap tidak ada tiketnya. Tapi, kenyataan yang ada kalau penumpang 
sanggup bayar Rp 1 juta, tiket dijamin dapat berapa pun yang diinginkan," 
ujarnya.

Hal senada diungkapkan Asrul (32). Ia mengatakan, terpaksa membeli tiket 
Bengkulu- Jakarta dengan harga Rp 800.000. Sebab, tiket murah sudah habis 
terjual sampai pemberangkatan H-1 Idul Fitri. Jadi, daripada gagal berangkat ke 
Jakarta pada Rabu (16/9) nanti, terpaksa meski harga mahal tetap dibeli.

Diharapkan, Dinas Perhubungan dan Bandara Fatmawati Bengkulu menindak oknum 
calo yang menjual tiket pesawat Bengkulu - Jakarta sampai Rp 1 juta per orang. 
Jika permainan ini tidak segera dihentikan akan meresahkan masyarakat yang akan 
pulang mudik Lebaran menggunakan jasa angkutan udara.

"Kita tidak keberatan harga tiket dinaikkan, tapi kenaikan harus wajar dan 
tidak seperti sekarang harganya sampai Rp 1 juta per orang dengan alasan tiket 
pesawat sudah habis. Padahal, sampai H-7 belum terlihat lonjakan penumpang 
pesawat udara di daerah ini," ujarnya.


Laporan

Kepala Dinas Perhubungan Bengkulu Ali Berti mengatakan, pihaknya sudah banyak 
mendapat laporan harga ti- ket pesawat di Bengkulu menjelang Lebaran mening-kat 
sampai Rp 1 juta per orang. Padahal, kalau mengacu pada ketentuan mini-mal dan 
maksimal yang ditetap-kan pemerintah, maksimal harga tiket Bengkulu-Jakarta Rp 
900.000 per orang dan terendah Rp 450.000 per orang.

"Jadi, kalau ada maskapai yang menjual tiket pesawat Bengkulu - Jakarta Rp 1 
juta. Bahkan, ada sampai Rp 1,5 juta, tidak dibenarkan dan melanggar aturan 
tarif atas bawah. Kita akan cek ke lapangan siapa yang menjual tiket pesawat 
sampai Rp 1 juta per orang," ujarnya.

Jika yang menjual tiket adalah maskapai akan diberikan teguran, tapi kalau yang 
menjualnya adalah calo di bandara, pelakunya akan diberikan sanksi tegas. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi H Erwan Malik mengatakan, 
Dishub Provinsi Jambi berusaha mencegah adanya sopir dan kondektur bus angkutan 
Lebaran yang mabuk dalam perjalanan. Usaha itu dilakukan melalui pemeriksaan 
urine para awak bus angkutan Lebaran sebelum berangkat dari terminal. 
[143/155/147/ 156/WMO/154/152/146/ 120/148/141/137/136/149]

Kirim email ke