Mengapa Tuhan Yesus yang amat kita butuhkan itu susah dikenal oleh orang yang 
belum dibaptiskan?

“Sebelum anda melanjutkan pembacaan artikel ini, anda perlu memiliki ALKITAB, 
kalau anda belum memilikinya, belilah ALKITAB di toko toko buku Kristen, kalau 
bisa yang terjemahannya dicetak oleh LEMBAGA ALKITAB INDONESIA JAKARTA tahun 
2005 dan telah diterima dan diakui oleh Konperensi Waligereja Indonesia, agar 
anda bisa mengikuti artinya secara rinci dan tepat sekali, tanpa itu maka kisah 
ini akan menjadi polemik yang bukan bukan. Terima kasih.”

Pertanyaan itu sebenarnya perlu kita pikirkan baik baik, karena sesuatu hal 
yang paradox sering terjadi di dalam keimanan Kristen,bahkan kita kadang kadang 
bisa ikut ikutan tersesat karena omongan orang yang cukup manis walaupun kita 
sendiri itu sudah dibaptiskan tetapi kehidupan kita tidak sesuai dengan nasehat 
nasehat yang telah dituliskan di dalam ALKITAB (ALLAH KITA TETAP AMAT BERKUASA) 
atau BIBLE (BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH), bacalah di kitab Galatia 1 
: 6- 10.

Sejak Tuhan Yesus masih berada di muka bumi ini pun, sudah banyak orang yang 
tidak bisa mengenal Tuhan Yesus dengan baik, bahkan sering orang orang Farisi 
itu membuat onar yang seolah oleh Tuhan Yesus telah berbuat kesalahan besar, 
bahkan Tuhan Yesus sendiri harus disalibkan, dan harus mati juga diatas kayu 
salib. Hal itu terjadi hingga sekarang ini juga.

Bacalah Firman Tuhan yang ditulis di Injil Matius 10 : 16 – 33, bahkan di ayat 
yang ke 22 ditulis “Kamu akan dibenci semua orang oleh karena namaKU; tetapi 
orang yang bertahan sampai pada kesudahnnya akan selamat” namun di ayat ayat 
yang ke 32 dan ke 33 tertulis lebih dahsyat lagi “Setiap orang yang mengakui 
AKU di depan manusia, AKU juga akan mengakuinya di depan BAPAKU yang di sorga. 
Tetapi barangsiapa menyangkal AKU di depan manusia, AKU juga akan menyangkalnya 
di depan BAPAKU yang di SORGA”, dalam pada itu Tuhan Yesus telah mengucapkan 
suatu kebahagiaan dan suatu peringatan yang ditulis di Injil Lukas 6 : 20 – 49, 
disitu sudah amat dijelaskan tentang prilaku yang perlu kita lakukan, agar kita 
jangan berdiri di suatu dasar yang salah, untuk itulah kita setiap saat harus 
berwaspada, jadi kalau kita membangun sesuatu misalnya rumah, jangan asal 
asalan saja, sehingga ketika ada gempa, rumah rumah itu bisa roboh semuanya, 
itulah salah satu
contoh yang dijelaskan dalam Injil Lukas itu.

Kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib yang sebenarnya untuk melunasi 
penebusan dosa umat manusia juga tidak bisa dimengerti oleh orang orang yang 
belum dibaptiskan, kadang kadang mereka bertanya, mengapa Tuhan Yesus itu mau 
bersedia mati di kayu salib, sedangkan DIA sama sekali tidak berdosa seperti 
kedua penyamun yang pada saat yang sama itu juga disalibkan? Apakah Tuhan Yesus 
itu bersedia mati seperti halnya orang orang yang bersedia mati dengan membawa 
bom bunuh diri itu karena tergiur dengan iming iming palsu yaitu akan diberikan 
hadiah besar berupa bidadari sebagai isterinya?

Masalah yang sama yaitu seperti Vaksinasi H1N1 yang konon terbuat dari serum 
Babi, hal itu pasti ditolak oleh orang orang yang belum dibaptiskan dan orang 
orang yang belum dibaptiskan itu tidak akan mau disuntik dengan vaksin H1N1 itu 
karena segala sesuatu yang berasal dari babi itu adalah merupakan pantangan 
berat bagi mereka karena vaksin H1N1 itu dianggap kotor atau najis. Orang orang 
yang tidak mau disuntik vaksinasi H1N1 inilah yang nantinya pasti terkena flu 
babi itu, dan flu itu sama sekali belum ada obatnya, alhasil pastilah mereka 
terlebih dahulu akan menderita sakit berkepanjangan, kemudian mati tanpa ada 
pertolongan dari manapun.

Hal hal seperti itulah yang membuat kita sering mudah terkecohkan, karena 
memang isi dunia ini adalah KOTOR BELAKA. Orang yang mau berbuat baik pun 
dibuat salah dan dimusuhi, sedangkan tanpa perbuatan baik itu, sebenarnya 
mereka sendiri itu sudah terlalu sengsara, lalu mereka berteriak teriak dan 
mengatakan bahwa mereka itu tidak dipedulikan oleh Pemerintah atau mereka itu 
mengeluarkan fitnahan yang seolah olah dibuat sengsara oleh Pemerintah, 
sedangkan kalau mereka mau ditolong pun mereka tidak mau menerima pertolongan 
itu yang sebenarnya adalah pertolongan HALAL, karena dilakukan secara IKHLAS.

Banyak perbuatan perbuatan baik dari kaum Missionari itu hanya dianggap ingin 
memurtadkan salah satu agama saja, sedangkan sebenarnya semua orang, baik dari 
agama manapun membutuhkan penebusan dosa itu, agar bisa diselamatkan dari 
hukuman maut di dalam neraka secara kekal, para Missionari itu bukan bertujuan 
ingin memurtadkan mereka itu dari agama mereka sendiri, hal itu pasti bukan 
tujuan dari seluruh Missionari tersebut, jadi tolong jangan difitnahkan yang 
bukan bukan.

Tuhan Yesus itu sebenarnya adalah Raja diatas segala Raja, Tuhan Yesus itu 
mampu menyelamatkan seluruh umat manusia yang berdosa asalkan orang itu mau 
percaya kepada Tuhan Yesus dan mau menerima Tuhan Yesus sebagai JURU SELAMAT 
PRIBADInya, agar tidak dihukum di dalam Neraka karena DIA telah menebus dosa 
dosa umat manusia di atas kayu salib, dan telah mati untuk penebusan dosa itu, 
dan DIA adalah satu satunya nabi yang telah bangkit dari kematian setelah 
dikuburkan selama 3 hari lamanya, sedangkan yang lain itu hanya mampu memberi 
petunjuk jalan ke Sorga, tetapi yang lain hanya sekedar memberi petunjuk jalan 
saja dan tidak pernah ke Sorga sendiri, sedangkan Tuhan Yesus telah memberikan 
penjelasan yang amat mendasar, yang ditulis secara gamblang di Injil Yohanes 14 
: 6  - 7 “Kata Yesus kepadanya:AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP, TIDAK ADA 
SEORANGPUN YANG DATANG KEPADA BAPA, KALAU TIDAK MELALUI AKU, SEKIRANYA KAMU 
MENGENAL AKU, PASTI KAMU JUGA
MENGENAL BAPA-KU, SEKARANG INI KAMU MENGENAL DIA DAN KAMU TELAH MELIHAT DIA”

Untuk mengenal Yesus secara duniawi itu tentunya mudah sekali, bahkan di negara 
Philippina banyak sekali orang yang menamakan anak anak lelakinya itu dengan 
nama Yesus, jadi nama itu tentunya sudah banyak dikenal orang, tetapi apa makna 
mengenal Yesus yang dituliskan di Injil Yohanes tersebut? Hal inilah yang perlu 
kita selidiki dengan seksama.

Secara duniawi, Tuhan Yesus itu sungguh amat aneh, DIA kan Raja di atas segala 
Raja, tentunya sungguh amat AGUNG secara duniawi, tetapi mengapa dilahirkan 
disebuah Kandang Domba di kota Bethlehem yang amat kecil itu? Beratus ratus 
tahun sebelum kelahiranTuhan Yesus itu sebenarnya sudah dinubuatkan di dalam 
Kitab para nabi nabi, bahkan ditulis juga di kitab nabi Yesaya, dan baru 
digenapi secara keseluruhannya dengan kelahiran Tuhan Yesus itu, jadi bukan 
sekedar cerita palsu saja atau cerita yang dipaksakan untuk diterima mentah 
mentah, kalau tidak maka golok akan melayang dileher anda.

Tuhan Yesus adalah satu satunya orang yang mampu berpuasa selama 40 hari tanpa 
makan dan tanpa minum sedikitpun, tak seorang pun di dunia ini yang mampu 
melakukan hal itu, itu pun DIA dicobai juga oleh IBLIS. Bacalah kisahnya di 
Injil Matius 4 : 1 – 11. Pada saat ini banyak sekali orang orang yang melakukan 
IBADAH PUASA 40 hari, tetapi bukan “TIDAK MAKAN SELAMA 40 HARI LAMANYA SECARA 
TERUS MENERUS” melainkan tetap makan pada malam harinya, PUASA dalam artian ini 
sama sekali tidak ada nilainya kalau dilihat dari sudut pandang ALKITAB (ALLAH 
KITA TETAP AMAT BERKUASA) walaupun dilakukan dalam bulan tertentu yang dianggap 
bulan SUCI. Puasa yang harus dilakukan oleh orang yang sudah dibaptiskan itu 
adalah secara mutlak tidak makan dan tidak minum selama orang itu melakukan 
IBADAH PUASANYA, baik itu hanya satu hari atau dalam waktu waktu tertentu saja.

Tuhan Yesus tidak pernah memiliki Gelar Pendeta, atau Doktor Theologi, walaupun 
pada zamanNYA sudah ada seorang pemimpin agama Yahudi yang bahkan datang pada 
waktu malam kepada Tuhan Yesus, karena orang itu tidak bisa mengerti tentang 
Kerajaan Sorga. Bacalah kisahnya di Injil Yohanes 3 : 1 – 21, bahwa 
sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat 
KERAJAAN SORGA (Ditulis di Injil Yohanes 3 : 3), namun tokoh agama Yahudi itu 
belum bisa mengerti akan hal itu, dan hal itu membuat Tuhan Yesus sendiri 
merasa amat heran, kisah ini ditulis di Injil Yohanes 3 : 10 – 21. Bacalah 
dengan teliti di ALKITAB anda sendiri, agar anda juga bisa mengerti dan 
mengenal Tuhan Yesus itu secara pribadi dan mau percaya kepada DIA sebagai JURU 
SELAMAT PRIBADI ANDA SENDIRI.

Pada saat ini banyak sekali orang orang yang mejeng dengan Gelar Gelar suci 
seperti Doktor Theologi dan lain sebagainya, hal yang sama juga terjadi pada 
saat Tuhan Yesus itu masih berada di muka bumi, yaitu terbukti dengan adanya 
seorang Pemimpin agama Yahudi yang bernama Bapak Nikodemus, beliau ini 
sebenarnya kalau hidup pada saat ini, pastilah beliau itu sudah bergelar 
Professor Doktor Theologi yang luar biasa besar, tetapi beliau belum mengetahui 
tentang kelahiran kembali yang diuraikan olehTuhan Yesus Kristus yang sama 
sekali tidak pernah mempelajari Theologi seperti Bapak Nikodemus itu.

Disinilah perbedaannya antara mengenal Tuhan Yesus sebagai JURU SELAMAT PRIBADI 
ANDA atau hanya mengenal nama Yesus sebagai teman pribadi saja seperti mengenal 
teman saya yang bernama Sdr. Randy Yesus dari Manila di Philippina itu.

Banyak orang yang baru saja dibaptiskan dan baru saja mengenal Tuhan Yesus 
mengira bahwa kalau kita sudah dilahirkan baru, maka kita harus bisa berbahasa 
LIDAH, yaitu kita mengeluarkan kata kata khusus yang tidak dimengerti oleh 
orang lain, bahkan mungkin mengira bahwa kata kata seperti itu adalah kata kata 
untuk menguatkan iman pribadinya sendiri, bacalah kisahnya di 1 Korintus 14 : 1 
- 25. Pengertian semacam itu sebenarnya ada betulnya juga, tetapi bukan untuk 
dipamerkan kepada siapapun, itulah bedanya. Hal seperti itu juga telah 
dilakukan oleh Tuhan Yesus, yaitu walaupun Tuhan Yesus mampu menyembuhkan orang 
yang sakit, bahkan orang yang telah mati pun bisa dibangkitkan kembali seperti 
yang terjadi kepada Sdr. Lazarus, tetapi Tuhan Yesus tidak mau dan tidak pernah 
menyuruh pengikutnya untuk memamerkan hal itu kepada siapapun. Itulah yang 
perlu kita tiru bersama.

Ada orang yang telah menerima kuasa pelepasan roh roh jahat, memang hal itu 
adalah karunia tersendiri, tetapi tolong jangan merasa bangga sendiri dan 
memamerkan kuasa itu kepada siapapun, karena hal yang sama juga bisa dilakukan 
oleh orang orang yang belum dibaptiskan juga.

Saya anjurkan agar anda semua mau membuka Alkitab anda dan membaca 1 Korintus 
15 : 1 – 58 “KARENA ITU, SAUDARA SAUDARAKU YANG KEKASIH, BERDIRILAH TEGUH, 
JANGAN GOYAH, DAN GIATLAH SELALU DALAM PEKERJAAN TUHAN! SEBAB KAMU TAHU, BAHWA 
DALAM PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN YESUS KRISTUS, JERIH PAYAHMU TIDAK SIA SIA”

Jangan seperti seorang TKI yang tinggal di Republik Korea, dia ini meminta saya 
doakan melalui SMS, lalu saya berikan ayat Alkitab yang ditulis di Kitab Roma 
12 : 17 – 21 melalui SMS, tetapi dibalasnya melalui SMS juga dengan kalimat 
“KENA APA”. lha kan lucu sekali. Orang yang seperti inilah yang mungkin bisa 
digolongkan sebagai seorang Farisi di zamannya Tuhan Yesus, karena mereka hanya 
bisa membaca Alkitab saja, tetapi tidak mengenal maknanya dan tidak mau hidup 
sesuai dengan Firman Tuhan yang dituliskan secara gamblang di dalam ALKITAB 
(ALLAH KITA TETAP AMAT BERKUASA) atau BIBLE (BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING 
EARTH).

Semoga artikel singkat ini bisa anda pakai untuk menggugah iman anda yang saat 
ini sedang tidur, dan pakailah iman itu untuk mewartakan injil ke seluruh 
Dunia, serta anda semua bisa menjadi SAKSI TUHAN YESUS KRISTUS di YERUSALEM, 
DAN DI SELURUH YUDEA DAN SAMARIA DAN SAMPAI KE UJUNG BUMI” yang diuraikan di 
Kisah Para Rasul 1 : 6 – 11. Jangan menjadi SAKSI YEHOVA (= SAKSI ALLAH BAPA DI 
SORGA), karena YEHOVA tidak pernah memberi tugas kepada umat manusia untuk 
menjadi saksiNYA di muka bumi ini, dan YEHOVA tidak membutuhkan bantuan kita 
untuk menjadi SAKSINYA apalagi orang orang yang mejeng itu mendeklarasikan 
dirinya sebagai SAKSI YEHOVA dan sama sekali tidak mau menerima dan mengakui 
Tuhan Yesus sebagai JURU SELAMAT PRIBADINYA, bahkan gelar Tuhan itu digantinya 
dengan gelar “tuan” saja di dalam “ALKITAB”nya yang dirobah sendiri dengan 
seenaknya saja. 

Orang orang semacam ini adalah “SAKSI PALSU YEHOVA”, karena tak seorang pun 
dari mereka yang pernah bertatap muka dengan Yehova (ALLAH BAPA DI SORGA), 
bahkan mereka tidak pernah diminta untuk menjadi saksi YEHOVA, apakah orang 
orang semacam ini masih layak menggunakan gelar sebagai SAKSI YEHOVA? Kecuali 
mereka hanya berhak memiliki gelar “SAKSI PALSU YEHOVA” saja. Janganlah anda 
terlibat menjadi SAKSI PALSU, karena hukumannya akan lebih dahsyat lagi.

Tanyakanlah kepada para akhli hukum di Indonesia atau kepada Bapak Polisi di 
Indonesia, apa hukuman orang yang telah memberi kesaksian palsu, pastilah akan 
dianggap sebagai TERRORIST, apalagi kalau anda masih berani berani 
menyembunyikan TERRORIST, wah itu akan lebih gawat lagi, walaupun sejak tahun 
2002 hingga 2009 terrorist nomer wahid di Indonesia itu tidak pernah terdeteksi 
oleh pihak KEPOLISIAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, namun akhirnya ya 
terrorist itu bisa ditembak mati oleh DANSUS ANTI TERROR REPUBLIK INDONESIA 
juga.

Kasih ALLAH kepada seluruh umat manusia di dunia itu sungguh amat besar, supaya 
setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus itu tidak binasa, 
melainkan beroleh hidup yang kekal. Hal itu tertulis di Injil Yohanes 3 : 10 – 
21. Untuk itulah kita harus mau mengerti atas segala kasih Allah itu, bukan 
hanya kepingin agar keinginan kita sendiri itu yang terpenuhi, dan apa yang 
direncanakan oleh Allah itu tidak mau diterima dengan senang hati.

Ditulis di Seoul, Republik Korea
oleh Ir. H.L. Njoo pada tanggal 19 September 2009
hanya untuk teman teman yang sudah dibaptiskan saja




FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah 
dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum hukumMU yang adil (Mazmur 
119:105 -106)
 
Your word is a lamp to my feet and a light for my path. I have taken an oath 
and confirmed it, that I will follow your righteous laws (Psalm 119: 105 - 106)


      

Kirim email ke