> "sunny" <am...@...> wrote: > Refleksi : Jangan-jangan yang disebut > "teroris" ini adalah organisasi ciptaan > penguasa NKRI bermaksud untuk mengalihkan > perhatian masyarakat, misalnya kasus Bank > Century atau bertambah berat kehidupan > masyarakat ke arah lain,
Bisa jadi "teroris" ini ciptaan penguasa, tetapi bukan berarti mentang2 ciptaan penguasa kemudian harus didiamkan!!! Tetap harus ditumpas, karena meskipun "teroris" ini ciptaan penguasa, tetap saja pelakunya adalah terorist sesungguhnya. Penguasa itu khan cuma memanfaatkan saja dengan misalnya memberi dana dari jalan belakang melalui intel2nya. Meskipun memang ciptaan penguasa, tetapi para teroris itu sendiri tidak boleh tahu, dan juga polisi yang memeranginya juga tidak boleh tahu karena tindakan membantu "terorist" itu merupakan operasi intelejens yang bertujuan mengalihkan perhatian masyarakat itu sendiri. Jadi meskipun ciptaan pemerintah, tapi kalo polisi yang memeranginya kemudian jatuh korban, maka pihak polisi yang jadi korbannya tentu bisa menuntut pemerintah dan membocorkan kasus ini ke media sehingga menjadi kemelut politik baru bagi pemerintah yang serius dan bisa melibatkan lembaga2 Internasional seperti lembaga HAM, dan ancaman embargo ekonomi akan makin kuat. Ny. Muslim binti Muskitawati. > pada pihak lain kekayaan para pentinggi negara membengkak[Lihat situs Bali > Post > http://www.balipost.com/mediadetail.php?module=detailberita&kid=33&id=31315.] > > Rezim penguasa bukan asja kaya harta, tetapi juga kaya raya dengan akal bulus > bunglon, jadi macam-macam kejadian bisa mereka ciptakan untuk mengelabui > pendaat umum. > > > > http://nasional.kompas.com/read/2010/03/07/18144792/Belum.Ada.Indikasi.Teroris.Lari.ke.Sumut > > > Belum Ada Indikasi Teroris Lari ke Sumut > Minggu, 7 Maret 2010 | 18:14 WIB > > > > SERAMBI/M ANSHAR > Pengepungan Kelompok Teroris di Aceh Pasukan Brimob kembali usai melakukan > pengepungan kelompok teroris di Desa Lamkabeue, Kecamatan Seulimum, Aceh > Besar, Sabtu, (6/5/2010). Dalam sepekan terakhir, operasi pengepungan dan > kontak tembak telah mengakibatkan lima anggota polisi gugur, dua anggota > jaringan teroris tewas dan 14 lainnya berhasil ditangkap hidup-hidup. > - Polda Sumatera Utara belum menemukan indikasi larinya tersangka teroris > dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ke daerah itu. "Belum ada indikasi ke > arah itu," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Baharudin Djafar ketika > dihubungi di Medan, Minggu (7/3/2010). > Namun, kata Baharudin, Polda Sumut terus melakukan berbagai upaya agar > kemungkinan larinya tersangka teroris di NAD ke Sumut dapat diketahui. Polda > Sumut menambah personel, memperketat dan meningkatkan pengawasan di > daerah-daerah yang berbatasan dengan NAD. > > Selain itu, Polda Sumut juga memantau jalur-jalur transportasi lain yang > mungkin dipergunakan tersangka teroris itu seperti perairan. Untuk itu, > pihaknya mengintensifkan razia di laut seperti perairan Langsa yang > berbatasan langsung dengan Sumut. "Demikian juga dengan (pemantauan) > jalan-jalan tembus di perbatasan. Semua itu sudah dilakukan," katanya. > > Meski demikian, kata Baharudin, pihaknya tetap mengharapkan partisipasi > masyarakat untuk menjaga lingkungannya masing-masing guna menghindari > terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Ia mengingatkan wajib lapor bagi > warga luar yang berkunjung ke suatu daerah. "Partisipasi warga juga sangat > diperlukan," katanya. > > Tim gabungan dari Detasemen Khusus 88 Antiteror dan Kepolisian Aceh menangkap > sejumlah orang yang diduga memiliki kaitan dengan terorisme di Pegunungan > Jalin, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar sejak 20 Februari 2010. > > Polisi juga menyita barang bukti berupa empat senjata api laras panjang, 24 > magasin dan satu granat asap selain berbagai atribut seperti seragam rompi > militer serta sejumlah dokumen. > > Usai mengikuti rapat terbatas bidang politik, hukum dan keamanan bersama > Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, Jumat (5/3), Kapolri Jenderal > Polisi Bambang Hendarso Danuri mengatakan pihaknya masih mengejar sedikitnya > 30 orang yang diduga teribat dalam gerakan terorisme di NAD. > > TERKAIT: > a.. Polisi Terus Gempur Teroris di Aceh > b.. Anak Seribu Pulau Itu Akhirnya Berpulang... > c.. Teroris Tidak Ada di Pondok Pesantren di Aceh > d.. Pengepungan Teroris di Aceh Besar Berlanjut > e.. Polisi Buru 30-an Orang Diduga Teroris Aceh > MEDAN, KOMPAS.com >
