HAM Sama2 Melindungi Semua Agama dan Tak Beragama
                                   
Waah bingung juga ya???  hujan deras dengan geledek yang me-nyambar2 diatas 
kapal yang oleng oleh ombak besar ini.  Pengetahuan belum ada, yang ada cuma 
kepercayaan dan keimanan saja yang waktu itu dianggap paling betul untuk 
mencari keselamatan dalam segala hal.

> kim3hook <kim3hook@> wrote:
> Doeloe, tetangga saya loncat dari
> kamarnya begitu dengerin suaru
> gemuruh dan ada kilat yang nyamber
> po'on jambu hingga terbakar.
> "Wah dewa shiwa lagi ngamuk! Kita
> sediain suguh". Lalu sayah jelasin
> pgimana ada guruh, pgimana ada kilat,
> mula2 sih gak percaya, tapi ber-ulang2
> sayah jelasin akhirnya dia mengerti
> sekarang. "Saya ajak pergi sholat ?
> Lha enggaklah. Sekarang udah ngerti
> duduk soalnya. Gak mau di bo'olin
> crita arep ! "


Ternyata diatas kapal itu ada 4 penumpangnya yaitu, umat Nasrani, Muslimin, 
Hindu, dan Atheist.

Yang beragama Nasrani berdoa kepada Yesusnya, yang muslimin bershalat dan 
tahajut ditengah malam buta dibawah sambaran petir, yang Hindu malah 
menyediakan sajen sambil baca mantera2, sedangkan yang atheist menyumpah 
serapah semua Tuhan atau dewa2 yang dipuja puji oleh ketiga umat masing2.

Akhirnya, keesokan harinya, hujan berhenti, badainya hilang, kapal berjalan 
sangat mulus, udara cerah dan sama sekali tidak ada ancaman bahaya alam lagi.

Yang jadi pertanyaan siapakah diantara ke 4 orang penumpang yang doanya atau 
sumpah serapahnya berhasil menghentikan hujan badai dan petir ini.

Bisa jadi Yesus-lah yang menghentikan badai ini karena mengabulkan doa si 
Nasrani.

Bisa juga Allah yang menghentikan badai ini karena mengabulkan permintaan si 
Muslimin ini.

Tidak kurang kemungkinannya justru si Hindu ini yang sajen-nya diterima oleh 
sang-Hyang si perkasa sehingga mengabulkan permintaannya untuk menghentikan 
badai ini.

Dan jangan lupa, mungkin justru cuci-maki sumpah serapah si Atheist inilah yang 
berhasil membuat malu dan takut Yesus, Allah, dan dewa2 sehingga akhirnya 
terpaksa menghentikan sapuan badai petir ini agar berhenti men-cuci maki dan 
sumpah serapah si Atheist ini.

Disini kemungkinan semuanya sama, tidak bisa anda bilang cuma doa saya saja 
yang terbukti benar.

Itulah sebabnya atas hasil bukti2 percobaan ini, maka dalam HAM semua agama 
mendapatkan kedudukan yang sama derajatnya, tidak ada yang lebih tinggi atau 
yang lebih rendah dari si Atheist.  Semuanya harus dilindungi tanpa pilih bulu 
apalagi hanya muslimin saja yang paling dimuliakan Allah sedangkan yang lainnya 
dianggap se-jelek2nya binatang yang halal darahnya ditumpahkan.

Bumi dan alam semesta adalah milik kita bersama bukan milik Allah dan muslimin 
saja sehingga mau mengusir orang Yahudi dari tanah airnya, sehingga mau 
mengusir jemaah Ahmadiah dari tanah airnya.  Kecuali tanah Israel yang pasti 
milik orang Yahudi atas dasar Referendum dibawah pengawasan UN seperti juga 
tanah Timor Timur yang menjadi milik orang Timor Timur atas dasar yang sama 
yaitu Referendum yang dilakukan dibawah pengawasan UN.  Ingatlah, tanah yang 
anda tempati itu adalah milik anda yang membeli tanah itu sesuai nama yang 
tertera disurat tanahnya sehingga tak bisa diusir karena beda agamanya dari 
tetangganya.

Hak atas tanah itu bukan atas dasar agamanya, tapi atas dasar dari surat 
tanahnya dan bayaran pajak tanahnya.  Jadi hak atas tanah itu bukan atas dasar 
kemampuan sipemilik dalam membaca Quran.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

Kirim email ke