Ucapan Kafir Adalah Teror Kata2 Yang Biadab !!!
                                        
Pada hakekatnya sumber asal kata "kafir" ini digunakan cuma oleh agama2 yang 
berasal dari Timur Tengah saja yang ditujukan untuk menghinakan, merendahkan, 
bahkan mengeksekusi mereka yang dilabelkan dengan kata2 biadab ini.

Kesadaran akan biadabnya kata2 ini telah mendorong ulama2 Nasrani dan Yahudi 
untuk mengurangi penggunaannya secara bertahap.  Kata2 ini tidak lagi diucapkan 
diluar wilayah agama mereka, bahkan dilingkungan mereka pun kata2 ini sudah 
hampir tidak pernah lagi terdengar.  Mereka menyadari, kata2 ini adalah kata2 
salah, kata2 keji yang tidak seharusnya diucapkan oleh mulut orang2 beradab.

Sebaliknya dalam lingkungan dunia Islam, kata2 inilah yang setiap hari nya 
selalu di-ulang2 untuk mempertahankan jiwa keIslaman dalam memaksakan Syariah 
Islam dimuka bumi ini.  Meskipun mereka menyadari kata2 ini jelek dan biadab 
tapi memang ditujukan kepada mereka yang dimusuhinya meskipun yang dimusuhi itu 
tidak menyadarinya kalo mereka dijadikan musuhnya.

Setiap umat Islam, Yahudi maupun Nasrani sangat ngeri dan takut kalo sampai 
dilekatkan kata "kafir" kepada diri mereka.  Berapa tinggipun keimanan umat 
itu, sekali kata kafir dijatuhkan atas mereka, maka dunia jadi gelap dan hidup 
terancam maut.

Wajar kalo dunia Yahudi dan Nasrani sekarang ini gencar sekali menghapuskan 
kata2 ini dari kegiatan2 dakwah mereka.  Sebaliknya dunia Islam makin gencar 
memasarkan kata2 ini kepada umatnya sehingga menimbulkan gejolak pertikaian 
sesama umat mereka sendiri.

Sekarang kita bisa mudah membedakan mereka yang mendukung teroris Jihad Islam 
daripada mereka yang mengutuknya, karena mereka yang mendukung terorisme Jihad 
Islam ini akan sering keluar ucapan kata2 "kafir" ini dari mulut mereka.

Bagi kita, cukuplah ber-hati2 dan waspada kepada siapa saja yang sering 
menggunakan kata2 ini dalam pembicaraannya karena dengan selubung moderat macam 
apapun, seorang pendukung terorist Jihad Islam akan selalu menggunakan kata2 
ini sebagai ekspressi kejahanaman niat mereka yang disamarkannya itu.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke