Arab2 Palestina Memalsukan Akte Kelahirannya
Untuk menipu agar bisa mengaku punya tanah di Israel, banyak orang2 Arab
Palestina memalsukan akte kelahirannya. Hampir 100% para pengungsi dan
terorist Palestina ini berasal dari Mesir dan juga lahir dari Mesir. Hanya
beberapa saja yang berasal dari Libanon dan Jordania, dan mereka inipun
kebanyakan sudah kembali ke Libanon dan Jordania tidak mau ikut menjadi
pengungsi penipu dari Mesir ini.
> "utusan.allah" <kesayangan.allah@> wrote:
> Orang Palestina itu adalah pengungsi,
> pengungsi dari kampung >halamannnya
> yang sekarang diduduki oleh Israel.
Betul memang Arab Palestina (bukan bangsa Palestina) ini adalah pengungsi, tapi
tanah airnya bukanlah yang diduduki Israel karena tanah kampung halaman mereka
aseli di Mesir. 99% Arab Palestina berakte kelahiran di Mesir termasuk Yasser
Arafat.
http://rubinreports.blogspot.com/2009/08/wheres-arafats-birth-certificate.html
Untuk merebut tanah Israel tidak malu orang2 Arab ini berbohong dan kebohongan
ini bisa dibuktikan kepastiannya karena wilayah Kerajaan Palestina dulunya
adalah jajahan Inggris dan rajanya juga boneka Inggris, sehingga semua catatan2
mengenai akte kelahiran lengkap semuanya, karena Mesir juga termasuk jajahan
Inggris dulunya.
Israel udah mengeluarkan pernyataan, bahwa Jerusalem itu masuk wilayah
negaranya yang direbut dari Jordania sewaktu perang 6 hari. Aneh kalo kemudian
yang nuntut malah Arab Palestina.
Kerajaan Palestina dulu udah dipecah 4 jadi Kerajaan Jordania, Libanon, Syria,
dan Israel. Jadi enggak masuk akal ada yang mau bikin negara Palestina
kembali. Kalopun mau kembali kepada negara Palestina seperti dulu, maka
Jordania, Libanon, Syria dan Israel itu sama2 harus menyerahkan tanahnya,
kenapa cuma Israel ???
Tetapi atas dasar tujuan politik, dulu pernah disetujui dalam perjanjian camp
David, bahwa Arab2 Palestina (bukan bangsa Palestina) keluar dari Israel
membentuk negara Palestina baru di Gaza dan Westbank.
Mereka inilah sekarang yang nuntut Jerusalem Timur sebagai wilayahnya padahal
wilayah ini dulunya milik Jordania yang direbut dalam perang oleh Israel dan
telah menjadi ibukota Israel yang baru.
Sementara itu, negara Palestina jadi dibatalkan berdirinya karena tiba2 mereka
menolak perjanjian camp David sehingga otomatis kursi Palestina di UN dianggap
hangus.
Tidak ada satupu Arab Palestina yang memiliki tanah di Israel gimana bisa jual
tanah kalo ga punya tanah ??? Karena berdasarkan UU di Israel yang telah
disetujui oleh UN, maka apabila ada orang Arab Palestina yang bisa menunjukkan
surat2 tanah miliknya, maka oleh pemerintah Israel harus diserahkan tanah itu
kepada mereka.
Demikianlah sudah lebih dari 62 tahun ditunggu tapi tak ada satupun orang Arab
Palestina yang datang menunjukkan surat2 tanah miliknya.
Jadi enggak benar bahwa sewaktu Israel berdiri, orang2 Arab Palestina yang
punya tanah di Israel diusir keluar Israel untuk kemudian menjadi pengungsi dan
terorist Al-Fatah dan Hamas. Kenyataannya mereka semua satupun bukan penduduk
Israel, memang mereka waktu itu tinggal ditanah Israel tetapi bukan penduduk
disana melainkan datang kesana sebagai pekerja musiman.
Oleh karena itu wajar2 saja, semua bukan penduduk ditanah bekas Palestina ini
harus diusir keluar setelah terbentuknya negara baru yang bernama Israel.
Arab2 Palestina yang menjadi penduduk disini tidak ada yang diusir, dan mereka
yang pemilik tanah sekalipun sampai sekarang tetap menjadi warganegara Israel.
Sampe sekarangpun para pendatang pekerja musiman yang orang2 Arab Palestina ini
masih tetap bekerja di Israel tapi harus punya izin kerja karena kalo tidak
punya izin kerja maka mereka tidak boleh masuk ke Israel dari perbatasan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
>