Coba Tunjukkan Islam Mana Yang Jadi Musuh Amerika ???
Umat Islam, ulamanya, maupun ajarannya bisa saja anti-Amerika ataupun memusuhi
Amerika. Tapi Amerika sendiri berkepentingan memperalat Islam baik memperalat
ajaran agamanya, maupun memperalat umatnya sekalian.
Misalnya, semua musuh negara seperti di Aceh kalo saja tertangkap pasti kena
hukuman Syariah karena berlakunya hukum syariah di Aceh. Dan hukuman sebagai
musuh Islam selalu hukuman mati tidak ada musuh Islam cuma terkena hukuman
denda sekian ribu saja.
Juga, cara2 yang sama dilakukan Amerika terhadap tahanan2 di Guantanamo,
daripada diadili Amerika kemudian lolos karena pembelaan dari ahli2 hukum
Amerika, lebih baik semua tahanan itu dikembalikan ke-negara masing2 untuk
dihukum mati karena dianggap musuh negara yang notabene juga dianggap musuh
Islam. Kita semua khan tahu cara2 begitu, dan memang tidak bisa dianggap salah
karena memang kenyataannya semua negara2 Islam itu sendiri adalah antek Amerika
bukan Musuh Amerika. Sama sekali enggak bertentangan dengan hukum
Internasional maupun hukum Amerika apabila tawanan para terorist ini
dipulangkan ke-masing2 negaranya untuk diadili disana.
Boleh jadi kalo JIL itu anteknya Amerika, tapi saya pasti bahwa Amerika tidak
mungkin membayar atau membangun ataupun mempertahankan keberadaan JIL. Karena
tidak perlu Amerika mengeluarkan biasa hanya untuk menciptakan JIL saja karena
mana ada Islam yang tidak tergantung kepada Amerika. Lihatlah si Hamas, tidak
malu dia nyembah2 Amerika minta bantuan tapi diacuhkan saja. Berapa banyak
puja puji dari pemimpin2 Hamas atas keberhasilan Obama menjadi presiden Amerika
???
Dan jangan takabur, bahkan FPI sekalipun sebenarnya cuma kuda lumping Amerika
untuk menjebak para terorist sehingga perbuatan FPI yang melakukan terror dan
makar sekalipun tidak mendapatkan teguran atau ancaman pelarangan.
Justru si Abu Jibril yang sangat alim tidak banyak omong itu akhirnya diciduk
aparat, koq bukan orang2 FPI yang diciduk ??? Jawabnya gampang, FPI itu alat
atau informan penguasa untuk meng-aduk2 dunia Islam yang diduga menjadi sarang
terorisme.
> A Nizami <nizam...@...> wrote:
> Re: JIL memang antek Amerika!
> Sesuai dengan tulisan Samuel P
> Huntington, setelah Uni Soviet
> runtuh, Islam lah yang jadi
> musuh nomor 1.
>
Amerika bukanlah musuh Islam juga tidak memusuhi Islam, apalagi dalam segala
hal Amerika jauh dan terlalu superior dibandingkan dengan Islam.
Jadi mana mungkin Islam bisa jadi musuh nomor 1 bagi Amerika sementara
kemampuan ancaman yang dibuatnya cuma teror2 terhadap rakyat sipil saja ???
Meskipun komunis telah runtuh, tetapi tetap kekuatan dibelakangnya tetap
dikuatirkan Amerika, dan untuk itulah Islam dan umatnya selalu dijadikan
perisai untuk menghadapi dan menghancurkan komunisme.
Tanpa Amerika, Islam tidak punya arti apa2. Bahkan semua kebutuhan hidup umat
Islam sekalipun 100% bergantung kepada Amerika dan sekutunya negara2 kafir.
Adalah terlalu fantastis dan absurd kalo ulama2 Islam menaikkan derajat
kebenciannya dengan menganggap bahwa Amerika memusuhi Islam.
Terorisme jihad Islam diseluruh dunia hanyalah menakuti orang2 sipil yang tidak
bersenjata, bahkan orang2 Yahudi di Yerusalem begitu beraninya tinggal dan
membangun rumah di wilayah2 yang mayoritasnya muslim meskipun sudah berulang
kali jatuh korban di orang2 Yahudi akibat terorisme Jihad Islam ini.
Pemerintah Israel mengizinkan semua orang2 sipil Yahudi memiliki senjata
sendiri bahkan ada kalanya juga dipersenjatai pemerintah sehingga tak perlu
kuatir serangan Jihad Islam bisa langsung dibalas dengan kekejaman yang sama.
Yaaa... bisa khan anda bayangin, kalo orang2 Yahudi di Yerusalem tidak takut
kepada teror jihat Islam yang punya roket, apalagi Amerika mana mungkin takut
sehingga menganggap Islam sebagai musuh nomor satu di dunia ini ???
Jangan pula anda lupa, dunia Islam adalah dunia sapi perahan negara Amerika dan
sekutunya yang nomor satu sehingga tidak mungkin memusuhi Islam apapun
alasannya. Kepentingan Islam bagi Amerika diatas segalanya, sebaliknya
ketergantungan umat Islam kepada Amerika juga jauh dari segalanya.
Itulah sebabnya, Arab Saudia dan juga negara2 Islam lainnya bisa ditekan,
diperah, dan dipaksa membayar biaya penumpasan terorist yang dipimpin Amerika
sendiri dalam kubu war on terror.
Ny. Muslim binti Muskitawati.