Refleksi : Kalau hakim dan advokat berkongkalikong, maka untuk apa ada pengadilan, apakah tidak lebih masalah dibereskan di restoran atau warung kopi atau boleh juga di panti pijit-pijit.
Tentunya suapan yang mereka terima jauh lebih kecil dari kasus Bank Centrury (BC). Jadi yang kecil-kecil ikan teri digembar-gemorkan adanya pemberantas korupsi, supaya masyarakat lupa kasus BC. Lagi-lagi ada adagen akal bulus hakim dan pengacara. http://us.detiknews.com/read/2010/04/01/203055/1330586/10/diperiksa-10-jam-wajah-adner-tampak-stres?991102605 Kamis, 01/04/2010 20:30 WIB Hakim & Advokat Ditangkap KPK Diperiksa 10 Jam, Wajah Adner Tampak Stres Moksa Hutasoit - detikNews Jakarta - Lusuh, letih dan stres. Itulah gambaran wajah tersangka kasus suap, Adner Sirait usai diperiksa lebih dari 10 jam oleh penyidik KPK. Tidak ada komentar yang keluar dari mulut Adner soal bagaimana duit Rp 300 juta bisa sampai ke hakim PT TUN DKI Jakarta, Ibrahim. Ia hanya bungkam seribu bahasa menjawab pertanyaan. Sambil menenteng map, Adner keluar meninggalkan gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/2010) sekitar pukul 19.30 WIB. Sejak pukul 09.00 WIB, ia terus diperiksa secara maraton oleh penyidik. Inilah pertama kalinya Adner diperiksa sebagai tersangka oleh KPK. Tidak ada pengacara yang mendampingi Adner. Adner adalah tersangka kasus suap. Bersama hakim Ibrahim, ia ditangkap oleh KPK dalam kasus suap senilai Rp 300 juta.
