Hemoglobine Babi Digunakan Dalam Filter Rokok !!!
Kenyataan tak bisa dibantah 95% muslimin adalah perokok dari kelas ringan
hingga kelas berat. Meskipun sebagian ulama Muhammadiah berdakwah ber-busa2
untuk mengharamkan rokok, tapi dia sendiri tetap merokok.
http://us.detiknews.com/read/2010/04/02/114447/1330804/10/filter-rokok-impor-sangat-mungkin-ada-unsur-babi?991101605
Yaaa.... memang merokok itu meracuni tubuh sendiri, dan Syariah Islam meracuni
jiwa sendiri. Keduanya merupakan racun yang akhirnya membunuh orang lain, kalo
racun rokok membunuh orang yang tidak merokok yang disebut sebagai perokok
pasif, maka Syariah Islam membunuh orang dengan teror jihad-nya.
Dulu juga negara maju seperti Amerika ini keracunan rokok, tapi karena tidak
melibatkan Syariah Islam maka pelarangan merokok gampang sekali di
masyarakatkan. Lain dengan di Indonesia, sekali keracunan rokok, fatwa2
melarang merokok sekalipun tidak mempan menghentikannya. Karena Syariah Islam
dan racun rokok bekerja saling membantu, racun rokok merusak cara berpikir kaum
muslimin, kemudian dimasukkan ideologi yang absurd sehingga bersedia bunuh diri
demi terbunuhnya orng lain.
Ternyata sekarang terbukti bahwa filter rokok itu mengandung hemoglobin babi
yang diharamkan dalam Islam. Apakah berita ini bisa menghentikan umat Islam
yang sudah keranjingan rokok??? tentunya tidak, karena merokok itu sudah
disamakan dengan ibadah, shalat boleh ditunda atau dibatalkan asalkan jangan
menunda apalagi melarang merokok.
Ternyata Indonesia tidak mampu hanya membuat filter rokok saja, sehingga filter
rokok disemua rokok yang ada di Indonesia berasal dari import. Jadi kalo mau
sabotase Indonesia, cukup dengan embargo filter rokok saja semua muslimin bisa
mati ketagihan, atau malah mati keracunan nikotin-nya karena rokok2 yang
dihasilkan tidak difilter nikotin-nya.
Yang di import Indonesia bukan cuma filter rokoknya, bahkan kertas rokoknya
juga berasal dari import, mana mungkin Indonesia bisa menciptakan kertas dari
pabrik yang dibangunnya sendiri, pabrik kertas yang adapun juga membeli
teknologi luar negeri.
Ny. Muslim binti Muskitawati.