Bayar Sekolah Mahal Cuma Ditendangin
                                          
Sekolah di Amerika gratis enggak peduli kaya atau miskin, buku dipinjamin 
sekolah boleh dibawa pulang, antar jemput dijamin, makan dua kali sehari.  
Sekolah dimulai jam 8 pagi hingga jam 3 siang.  Setiap murid tidak ditanyakan 
legalitasnya masuk ke USA, apakah dia masuk gelap tidak punya surat2 atau pun 
punya surat2 tidak ada bedanya.

Kasian yang sekolah di Indonesia, udah bayarnya mahal, pelajarannya lebih 
banyak pelajaran agama Islam, guru2 matematik, biologi, dan ipa berkualitas 
rendah karena dipaksa untuk menggunakan kurikulum yang dibeli RI dari ulama 
besar Turki Harun Yahya yang sekarang dipenjarakan karena penipuan.

Salahnya adalah Menteri PDK itu dicomot SBY dari partai2 Islam untuk koalisi 
politiknya, meskipun dengan mengorbankan dunia pendidikan di Indonesia.  Masa 
sih ulama dijadikan menteri pendidikan ????  Ilmu pendidikan merupakan study 
tersendiri yang sama sekali enggak nyambung dengan pendidikan agama.  Dalam 
agama kita cuma mentransfer angan2, sebaliknya dalam dunia pendidikan kita 
harus mentransfer fakta2 bukan angan2.

http://us.detiknews.com/read/2010/04/03/065911/1330995/10/kasus-bullying-juga-menimpa-okke-siswa-sma-46-jakarta

Okke Budiman, kelas 1 SMA 46 dianiaya oleh seniornya kelas 3. Kejadiannya 
berawal pelaku B sering meminjam motor Okke dengan memaksa dan perlakuan kasar. 
Nengembalikannya tengah malam sangat tidak sopan dan tidak berterima kasih 
seperti menendang motor dan meludahinya. Kejadiannya pada 17 Februari lalu 
Ceppy, anaknya langsung pulang tanpa izin B, saat bubaran sekolah dia dipaksa 
dipanggil dengan ancaman akan dihabisi besok hari apabila dia tidak menggubris 
panggilannya. Dengan dikelilingi senior2nya yang lain, anak saya mengalami 
beberapa pemukulan, tendangan, dan 5 sundutan rokok di lengan kanannya.

Berita lengkapnya bisa anda baca diwebsite yang saya cantumkan diatas ini.  
Kejadian seperti ini bukan cuma kebetulan sekali, tapi seluruh sekolah di 
Indonesia sudah terbiasa dengan kejadian ini, kalo dilaporin ke polisi atau ke 
koran maka sang murid dikeluarin dari sekolah dan uang pangkal dan uang masuk 
sekolahnya tidak akan dikembalikan. Padahal begitu si murid dikeluarkan, masuk 
lagi murid baru yang kaya yang membayar uang pangkal dan uang masuk lebih 
banyak lagi. Jangan salah, cara begini ini memang ciri khas pendidikan cara 
Syariah Islam, dimana kalo murid dianggap kurang ajar boleh digaplok untuk 
pelajarannya.

Enggak begitu dengan negara yang menegakkan HAM, pemukulan dilarang sebesar 
apapun kurang ajarnya sang murid.  Biarpun sang murid mencaci maki nabi 
Muhammad dan mengutuk Allah sekalipun tak boleh murid tsb disentuh apalagi 
disakiti.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke