Pilih Mana: Mati BerJihad atau Hadiah Uang $50ribu ???
                                        
Pilih mana:
Islam mengusir dengan teror jihad, tapi
Yahudi mengusir dengan memberi uang pesangon

Silahkan para pembaca merenungkan bagaimana kedua agama yang sepanjang 
turunannya saling membenci ini sekarang saling mengusir dari tanah airnya 
seperti kita mengusir saudara kita sesama Islam Ahmadiah dari tanah milik yang 
dibeli dari keringatnya sendiri.

Muslimin yang beragama Islam di Arab Palestina mulanya duluan mau membunuhi dan 
memusnahkan orang2 Yahudi untuk merebut tanah mereka.

Karena ajaran Islam yang diimani oleh Arab2 Palestina ini melarang umatnya 
untuk hidup dibawah satu langit dengan orang2 Yahudi, maka tidak ada jalan lain 
untuk mengusirnya selain dengan cara2 membunuhi orang2 Yahudi ini.

http://www.rabbihaim.com/zwick12.html

Wajar kalo orang2 Yahudi juga ingin menikmati hidup ini dan tidak rela dibunuh. 
 Akibat membela diri, terjadilah perang yang tidak pernah ada akhirnya.  Tetapi 
sebenarnya Israel memiliki berbagai senjata pamungkas yang justru bisa 
memusnahkan orang2 Arab Palestina ini dari tanah mereka, tapi penggunaan 
senjata pamungkas ini akan terbentur dengan larangan UN. Akhirnya, diusulkan ke 
parlemen di Israel agar semua Arab Palestina ini diberi kesempatan untuk 
referendum memilih:

Diberi pesangon $50 ribu untuk uang pindah ke negara2 Arab yang masih kosong.

Atau menetap di Gaza dan Westbank dibawah tekanan embargo ketat untuk selamanya.

Dari hasil questionaire, statistiknya menunjukkan lebih dari 89% orang2 Arab 
Palestina ini memilih yang pertama yaitu mendapatkan uang $50 ribu untuk ongkos 
pindah ke-negara2 Arab yang masih kosong.  10% masih bimbang belum berani 
mengeluarkan pendapat, dan hanya 1% yang menolaknya.

Dari hasil statistik yang menakjubkan ini kemungkinan besar usul ini akan lolos 
dari parlemen untuk disyahkan, UN, Hamas, Abas, Arab dan dunia Internasional 
tidak bisa mencegah atau menolaknya karena hal ini sebagai hasil referendum 
Arab Palestina sendiri yang harus dihormati.

Keputusan ini kiranya bisa berlangsung dalam dua tahun kedepan sebagai jalan 
keluar Stalemate dalam penyelesaian pertikaian yang ber-larut2 yang tidak 
pernah membawa kemajuan selain menambah jumlah korban2 yang mati.

Memang keduanya sama2 berjuang untuk saling mengusir tapi cara2nya berbeda:

Islam mengusir dengan pembunuhan2 dan teror jihadnya, maka
Yahudi mengusir dengan memberi uang pesangon.

Dua agama dengan dua cara yang berbeda dalam mengusir seterunya, manakah yang 
harus kita pilih, hanya satu dari dua yang bisa dipilih, dan hal inilah yang 
harus kita renungkan dan membandingkannya.

Bagi rakyat Arab Palestina yang selama ini hanya diperalat oleh Arab2 Islam 
dari negara2 sekitarnya tentu wajar kalo memilih pesangon uang $50ribu 
dibandingkan dengan janji Sadam Husein untuk memberikan hadiah uang $25ribu 
kepada keluarga yang jadi korban bomb bunuh diri.

Jadi bayangin deh, jadi bomb bunuh diri mati kemudian keluarganya dapat uang 
$25ribu.

Tetapi sekarang Israel menawarkan tanpa perlu ada yang mati, mereka pindah 
dengan uang pesangon $50ribu ke-negara2 Arab yang tanahnya banyak yang kosong.

Padahal, janji Sadam Husein cuma membohongi saja, ternyata dari sekian ribu 
pelaku jihad bomb bunuh diri yang mati, belum ada satupun yang dibayar betul2 
dengan jumlah uang yang dijanjikannya itu.

Sekarang menjadi tanda tanya saya, apakah muslimin Indonesia mendukung rencana 
Israel tsb, atau justru mau memprovokasi rakyat Arab Palestina ini untuk 
menolaknya.

Pilihannya Mati perang jihad, atau uang pesangon.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


Kirim email ke