Prediksi tsb akhirnya mulai terbuka perlahan..mereka ingin menciptakan dinasti 
baru,
setelah itu anak nya akan muncul jadi Presiden.
Komentar Jumhur lucu  sekali, bagaimana bisa membandingkan Anie dengan Hillary. 
Sebelum Clinton menjadi presiden,  Hillary memang sudah punya nama.
Anie sendiri hanya ibu rumah tangga - binis (?), tapi jangan bandingkan dengan 
Mega. Anie
belum memiliki track record dalam perpolitikan. 

hens



________________________________
From: sunny <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, April 7, 2010 12:12:54 PM
Subject: CiKEAS> Jumhur: Ani Yudhoyono Mampu Pimpin Partai Demokrat

  
 
 
http://www.antaranews.com/berita/1270611192/jumhur-ani-yudhoyono-mampu-pimpin-partai-demokrat
 
Jumhur: Ani Yudhoyono Mampu Pimpin Partai 
Demokrat
Rabu, 7 April 2010 10:33 WIB | 
Peristiwa | Politik/Hankam | 
Bandung (ANTARA News) - Menjelang Kongres Partai Demokrat di 
Bandung 21-23 Mei 2010, Koordinator Koalisi Kerakyatan Moh Jumhur Hidayat 
menilai bahwa Ani Yudhoyono mampu dan layak untuk memimpin Partai 
Demokrat.

"Bu Ani memiliki kemampuan berkomunikasi politik di tingkat 
nasional selain merupakan Ibu Negara yang aktif dan diterima luas oleh publik," 
kata Jumhur melalui layanan pesan singkat yang diterima di Bandung, 
Rabu.

Jumhur saat mengirimkan pesan singkat itu sedang berada di Kuta, 
Bali, untuk kegiatan dalam kapasitasnya selaku Kepala Badan Nasional Penempatan 
dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan pernyataan itu 
disampaikan 
sebagai tanggapan atas pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan Ani Yudhoyono 
memimpin Partai Demokrat.

Sejumlah nama calon Ketua Umum Partai Demokrat 
yang telah beredar antara lain Ketua DPR Marzuki Alie, Menpora Andi 
Mallarangeng, dan Ketua Fraksi Demokrat DPR Anas Urbaningrum.

"Kekuatan 
utamanya terletak dalam melakukan komunikasi dengan berbagai pihak secara 
nasional dan berdimensi politik," katanya.

Momentum Ani Yudhoyono untuk 
tampil memimpin kekuatan politik partai pemenang Pemilu 2009 itu sekaligus 
dipandang sebagai ikon keberhasilan agenda kesetaraan gender dalam politik 
nasional setelah Megawati Soekarnoputri yang juga mampu memimpin partai besar 
serta merupakan kebanggaan bagi kaum gender di tingkat nasional.

Terkait 
kesan membangun politik dinasti Susilo Bambang Yudhoyono bila Ani memimpin 
Partai Demokrat, Jumhur justru tidak mengkhawatirkan soal itu.

"Kemampuan 
seseorang tidak boleh diredusir oleh isu apapun termasuk jangan sampai 
dihalangi 
hak-haknya untuk tampil. Demokrasi juga tidak pernah menghalangi seseorang 
untuk 
berjuang dalam lapangan politik bahkan untuk menjadi presiden sekalipun," 
katanya.

Ia mencontohkan apa yang telah dilakukan oleh mantan Ibu Negara 
AS Hillary Clinton yang pernah menjadi anggota senat dan mencalonkan diri 
sebagai presiden dan kini menjabat Menteri Luar Negeri 
AS.(B009/A024)
COPYRIGHT © 
2010






 


      

Kirim email ke