Anti-Materi Adalah Juga Materi
Memang, kalo mereka sarjana2 lulusan Indonesia itu sudah membuat tulisan2
barulah diketahui bagaimana parahnya kualitas mereka dalam memahami science
meskipun mereka bergelut dengan textbook2 dari luar neger. Bahasa Inggris
meskipun juga menjadi salah satu hambatan, tetapi dominasi yang paling dahsyat
dalam merusak kemampuan critical thinking ini disebabkan pengaruh kepercayaan,
keyakinan, dan segala bentuk fenomena2 gaib lainnya.
Contoh2 yang bisa dikemukakan disini dalam tuna atau critical thinking
disability ini adalah penyesatan pemahaman antara "immateri" dan "non-materi"
yang bertolak belakang artinya dengan "anti-materi".
Immateri atau non-materi bukanlah istilah yang dikenal maupun digunakan dalam
dunia science, karena kedua istilah ini artinya "bukan materi" yang merujuk
kepada adanya kekuatan gaib, keimanan, adanya setan, adanya Tuhan/Allah,
kepercayaan, agama, paranormal, psikik, yang bahkan didunia psikologi dan
psikiatri sendiri tidak digunakan. Sedangkan dalam Filsafat terkadang istilah
ini digunakan sebatas merujuk kepada pembicaraan budaya yang melibatkan
pemahaman2 agama didalamnya.
Para penulis dan pembaca dalam berbagai milis yang berbahasa Indonesia semuanya
(tidak satupun) ada yang memahami definisi ataupun arti daripada "immateri" dan
"non-materi" ini. Semua pembaca dan penulis milis2 Indonesia ini salah kaprah
dalam memahami kedua istilah ini yang disangkanya sebagai bagian daripada
science.
Dalam tehnik Indurstri ataupun dalam meterial engineering ada kalanya
disinggung istilah "anti-material". dalam hal inipun artinya sama sekali
berbeda dari arti "immateri" ataupun "non-materi".
Anti-material, adalah juga materi yang bukan texture, bukan textile, tapi
merupakan bahan metal. contohnya, "Laser Anti-Material" yang merupakan alat
untuk mencetak hurup diatas metal.
Selain itu juga dikenal istilah "Anti-Materi" yang adalah sebenarnya "materi"
yang mempunyai properti yang berlawanan dari materi lainnya. Contoh
"anti-materi" disini adalah "anti-partikel" yang merupakan juga electron tetapi
dengan muatan yang berlawanan. Anti-partikel yang sudah lama dikenal adalah
"Positron" yang memiliki massa yang sama dengan "Electron" yang bermuatan
negative tetapi "positron" memiliki muatan positive. Masih ada beberapa jenis
anti-partikel lainnya yang tidak saya bicarakan disini.
Ada issue2 santer beberapa tahun yang lalu yang mengissuekan salah seorang
pemenang Nobel Physics telah menemukan "anti-materi" lain yang katanya bisa
bisa digunakan untuk memproduksi material khusus yang digunakan untuk bahan
pesawat udara sehingga tanpa mesinpun pesawat itu bisa mengangkasa atau
mengudara dengan sendirinya sehingga tidak mungkin jatuh crash menjadi
kecelakaan pesawat yang banyak terjadi sekarang ini.
Website dibawah ini kiranya bisa jadi rujukan pembaca untuk memahami properti
atau sifat2 material yang "anti-materi" ini.
http://ffden-2.phys.uaf.edu/211.fall2000.web.projects/A%20Mourant/antimatter.htm
Material dari bahan yang bersifat "anti-materi" ini, apabila digunakan dalam
design body pesawat menyebabkan pesawat itu harus menggunakan mesin untuk
menekan pesawat itu kedarat melawan tenaga anti-materi yang ada dalam tubuh
pesawat itu. Tetapi issue ini belum terlihat menjadi kenyataan, mungkin juga
masih berupa hipotesa. Namun material yang "anti-materi" ini bukanlah tidak
mungkin dimasa depan bisa diproduksi.
Ny. Muslim binti muskita wati.