Kerusuhan Priok Bertujuan Makar
Dibelakang kerusuhan Priok ini sebenarnya merupakan upaya konsolidasi dari
partai2 Islam yang tersungkur dalam pemilu baru2 ini dari semua kursi2 yang
diharapkan bisa dipertahankan dari periode sebelumnya.
Tidak ada satupun partai Islam mendapatkan kursi2 kecuali dari belas kasihan
koalisi2.
Masalah alasannya cuma di-cari2 saja, karena tempat yang jadi pertikaian itu
sudah bukan lagi makam mbah priok, karena sudah sejak 1997 makam jasad Mbah
Priok sudah lama dipindahkan ke TPU Semper.
Demikianlah, partai2 Islam berusaha menggunakan simbol2 Islam dimanapun untuk
bisa dijadikan alat untuk konsolidasi.
Tetapi partai2 sekuler juga ikut bersaing untuk menguasai simbol2 itu setelah
kerusuhannya pecah. Demikianlah massa PDIP, PD, dan Golkar ikut bersaing
berpartisipasi menguasai amukan massa ini.
Gubernur DKI yang bloon dan goblok ini akhirnya cuma jadi korbannya
kegoblokannya saja yang siap diganti.
Roda bisa berputar terus karena ada kesempatan menuntut SatPol ini dibubarkan
sehingga kembali wibawa SBY terhempas badai setelah kasus bank Century yang
menerpanya juga tidak bisa diselesaikan dengan jujur. SBY enggak berani
memakai kekerasan, dan hal ini akan jadi bumerang karena dialah yang akan jadi
korban kekerasan itu sendiri.
Posisi SBY jadi jelek, padahal tidak seharusnya dia bersikap pasif sehigga jadi
jelek posisinya. Kalo dalam permainan catur boleh disamakan bahwa Benteng,
Gajah dan Kuda SBY telah dicaplok lawan, tinggal Menterinya saja dijebak dalam
satu kali lagi jebakan padang Karbala !!!
Ny. Muslim binti Muskitawati.