Jiplak Total Raih Doctor ITB
Bayangin deh bener2 Doctor Zuliansyah ini kelasnya rendah banget, jiplak karya
orang lain sampai dia sendiri juga enggak ngerti apa yang dijiplaknya. Bukan
cuma isinya yang dijiplak agar bisa disaru, sampe judulnya juga dijiplak
habis2an sehigga gampang sekali ketangkep sewaktu dibawa ke seminar di Chengdu
oleh panitia disana dikirim ke IEEE yang maksudnya untuk publikasi.
Celakanya, waktu IEEE mempublikasikannya, ternyata judulnya sama persis dan
waktu dicocokin ternyata isinya betul2 copyan. Padahal isinya itu khan
berbahasa Inggris, bahasa Inggris-pun si penjiplak bertitel doctor ITB ini
enggak paham.
Silahkan para pembaca membandingkan judul aselinya yang saya cantumkan
website-nya disini dengan judul si penjiplak yang diumumkan di majalah2 di
Indonesia.
http://www.ieee.org/searchresults/index.html?cx=006539740418318249752%3Af2h38l7gvis&cof=FORID%3A11&qp=&ie=UTF-8&oe=UTF-8&q=On+3D+Topological#1086
http://www.computer.org/portal/web/csdl/doi/10.1109/DEXA.2000.875135
http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20100416152839&idkolom=beritautama
Judul aselinya adalah:
On 3D Topological Relationships
S. Zlatanova, Dept. of Geodesy, Delft Univ. of Technol., Netherlands
11th International Workshop on Database and Expert Systems Applications
(DEXA'00), 2000
ISBN: 0-7695-0680-1
Judul jiplakannya adalah:
3D Topological Relations for 3D Spatial Analysis
dipublikasikan dalam Konferensi IEEE, tentang Cybernetics and Intelligent
Systems pada 2008 di Chengdu, Cina.
Dan isinya cuma dicopy aja. Bisa anda bayangin, penjiplaknya dari ITB ini sama
sekali buta bahasa Inggris, dan bersama tiga orang temannya sama2 menjiplak
saling membantu. Namun ketiga koleganya ini dianggap sebagai pembimbing, entah
sudah berapa puluh doctor yang dibimbing dengan nyogok pembimbing ini untuk
menemukan judulnya dari textbook2 tua untuk dijiplaknya.
Singkatnya, penjiplak ini kebetulan aja ketangkep karena kebetulan oleh panitia
di China dipublikasikan ke IEEE yang tidak diduga oleh si penjiplaknya dari ITB
ini. Juga kebetulan judulnya sama sehingga makin cepat ketangkepnya.
Padahal berapa banyak penjiplak2 teknologi dari ITB ini yang menjiplak sama
seperti Zuliansyah ini tetapi tidak dipublikasikan diluar negeri melainkan cuma
dipublikasikan didalam negeri saja.
Yang namanya Indonesia, meskipun di ITB sekalipun mana ada yang ngarti
teknologi !!! Semuanya cuma titel kosong aja koq. Itulah sebabnya, apapun
yang mereka tulis tak ada yang bisa membantahnya cukup manggut2 aja keluarlah
titel doctornya dan duduki pangkat jadi Menteri teknologi.
Sekali lagi, ini bukan pertama, semua gelar doctor untuk teknologi, computer,
dan bidang exacta yang ada di Indonesia, tak satupun yang aseli, semuanya hasil
karya copyan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.