Sekali RI Kena Embargo Akan Lebih Parah Dari Gaza !!!
                                              
Sekarang ini masih banyak orang2 di Indonesia terutama para muslimin yang 
menganggap bahwa Indonesia bisa mandiri, swa sembada beras, gula, tepung, 
minyak dll.

Dulu memang betul, populasi Indonesia tidak sebesar sekarang, waktu Indonesia 
baru Merdeka, populasinya cuma 20 juta dan diakhir hayatnya Sukarno, Indonesia 
sudah jadi 120 juta, dan sekarang sudah sekitar 300 juta-an.

Jumlah orang bertambah maka jumlah lahan jadi berkurang begitulah rumus 
umumnya, akibatnya sekarang untuk memenuhi kebutuhan dasarnya saja Indonesia 
bergantung kepada import semuanya tidak ada satupun yang swa-sembada, apalagi 
barang2 teknologi yang semuanya 100% harus diimport.

Maka kalo kita bandingkan dengan kondisi Gaza yang masih bisa menyelundupkan 
barang, makanan, minuman dan obat2an dari Mesir dan Israel, maka lain ceritanya 
dengan Indonesia yang dikelilingi laut, sekali kena embargo boleh dikatakan 
pulau2 di Indonesia akan mati kelaparan dan demikian pula nasibnya dengan pulau 
Jawa.

Mengerikan memang, tapi kebanyakan orang di Indonesia menganggap hal ini tidak 
mungkin terjadi, tetapi menurut hemat saya, setiap saat bisa saja terjadi, 
apalagi Indonesia sudah menjadi perhatian sebagai pusat pelatihan dan 
berkembangnya terorisme yang potensial mulai dari Aceh, Sumatra, Jawa, hingga 
ke Papua.

Jadi kalo saja anda sering berurusan dengan luar negeri, paling tidak juga 
merasakan bahwa untuk mendapatkan visa kunjungan dari negara manapun juga 
ternyata makin lama makin susah.

Perkembangan belakangan ini diIndonesia yang menimpa umat Islam Ahmadiah, 
menimpa keturunan Cina di Benteng, amoy2 diperkosa massal, gereja2 yang 
dibakar, patung2 buddha yang dihancurkan, hingga kerusuhan makam mbah priok 
kesemuanya ini menjadi pengamatan ketat dari para pengamat diluar negeri yang 
tentunya mempunyai konotasi sangat negatif bagi masa depan Indonesia sendiri.

Ternyata setelah peristiwa Ambon belum juga terlihat tanda2 bahwa pemerintah RI 
mampu mengatasi keadaan, padahal embargo senjata yang sudah sebagian dilepaskan 
ternyata tidak menunjukkan tanda2 pemerintah RI mampu memikul tanggung jawab 
atas keamanan negara ini.

Memang dalam banyak kejadian, SBY se-olah2 mendapat pujian dari luar negeri, 
tapi rasanya pujian2 itu lebih banyak basa basi saja bukan sesungguhnya, 
apalagi kalo kita melihat Obama yang sedianyaakan berkunjung kenegara ini malah 
mendadak membatalkannya, tentu ada apa2nyabukan sembarangan beliau membatalkan 
rencananyaitu.  Jadi bukan tidak mungkin kalo mendadak tanpa pengumuman lebih 
dulu Indonesia dijerat dengan embargo ekonomi oleh negara2 tetangganya, 
termasuku Australia, Amerika, dan Jepang.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke