Refleksi : Hutang luar bertambah, bertambah pula kekayaan para petinggi negara baik sipil maupun militer dan juga jumlah penduduk miskin pun bertambah. Ini suatu kemajuan penuh keajaiban luar biasa rezim kleptokratik neo-Mojopahit.
http://www.surya.co.id/2010/04/16/utang-luar-negeri-indonesia-dekati-rp-2000-triliun.html
Utang Luar Negeri Indonesia Dekati Rp 2.000 Triliun
Jumat, 16 April 2010 | 17:04 WIB
Jakarta- Utang luar negeri Republik Indonesia terus membumbung tinggi. Data
Bank Indonesia (BI) mencatat, sampai akhir Januari 2010, utang luar negeri
mencapai 174,041 miliar dollar AS. Bila dikonversi ke dalam mata uang Rupiah
dengan kurs Rp 10.000 per dollar AS nominal utang itu hampir mencapai Rp 2.000
triliun.
Nilai utang ini naik 17,55 persen dari periode yang sama tahun lalu. Akhir
Januari 2009, nilai utang luar negeri Indonesia baru sebesar 151,457 miliar
dollar AS. "Dari sisi nominal memang naik, namun jika kita melihat dari
persentase debt to GDP ratio, angkanya terus menurun," ungkap Senior Economic
Analyst Investor Relations Unit (IRU) Direktorat Internasional BI Elsya Chani
di Jakarta, Jumat (16/4/2010).
Nilai utang tersebut terdiri atas utang pemerintah sebesar 93,859 miliar dollar
AS, lalu utang bank sebesar 8,984 miliar dollar AS. Lalu, utang swasta alias
korporasi non-bank sebesar 75,199 miliar dollar AS.
Sebagian besar utang tersebut bertenor di atas satu tahun. Nilai utang yang
tenornya di bawah satu tahun hanya sebesar 25,589 miliar dollar AS.
Elsya menuturkan, meski secara nominal nilai utang luar negeri Republik
Indonesia terus naik. Namun, nilai rasio utang terhadap GDP terus terjadi
penurunan. "Debt to GDP ratio tahun 2009 sebesar 27 persen. Sedangkan tahun
2008 masih 28 persen," jelasnya. kontan
++++
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/04/16/16380717/Utang.Luar.Negeri.Indonesia.Dekati.Rp.2.000.Triliun
Utang Luar Negeri Indonesia Dekati Rp 2.000 Triliun
Jumat, 16 April 2010 | 16:38 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Utang luar negeri Republik Indonesia terus membumbung
tinggi. Data Bank Indonesia (BI) mencatat, sampai akhir Januari 2010, utang
luar negeri mencapai 174,041 miliar dollar AS. Bila dikonversi ke dalam mata
uang Rupiah dengan kurs Rp 10.000 per dollar AS nominal utang itu hampir
mencapai Rp 2.000 triliun.
Nilai utang ini naik 17,55 persen dari periode yang sama tahun lalu. Akhir
Januari 2009, nilai utang luar negeri Indonesia baru sebesar 151,457 miliar
dollar AS. "Dari sisi nominal memang naik, namun jika kita melihat dari
persentase debt to GDP ratio, angkanya terus menurun," ungkap Senior Economic
Analyst Investor Relations Unit (IRU) Direktorat Internasional BI Elsya Chani
di Jakarta, Jumat (16/4/2010).
Nilai utang tersebut terdiri atas utang pemerintah sebesar 93,859 miliar dollar
AS, lalu utang bank sebesar 8,984 miliar dollar AS. Lalu, utang swasta alias
korporasi non-bank sebesar 75,199 miliar dollar AS.
Sebagian besar utang tersebut bertenor di atas satu tahun. Nilai utang yang
tenornya di bawah satu tahun hanya sebesar 25,589 miliar dollar AS.
Elsya menuturkan, meski secara nominal nilai utang luar negeri Republik
Indonesia terus naik. Namun, nilai rasio utang terhadap GDP terus terjadi
penurunan. "Debt to GDP ratio tahun 2009 sebesar 27 persen. Sedangkan tahun
2008 masih 28 persen," jelasnya. (Ruisa Khoiriyah, Roy Franedya/Kontan)
TERKAIT:
a.. Bicarakan Pinjaman, IMF Kirim Misi ke Yunani
b.. Saham AS Menguat Meski Pengangguran Naik
c.. Garuda Restrukturisasi Utang dengan ECA
d.. Menkeu: Kita Terlalu Sensitif Soal Utang
e.. Hatta: Pinjaman Bukan Sesuatu yang Menakutkan
<<23_28_107.gif>>
<<23_29_110.gif>>
<<23_29_108.gif>>
<<23_31_4.gif>>
sig.jsp?pc=ZSzeb097&pp=GRfox000
Description: Binary data
