Refleksi : Maysalloh,  setalah teroris dari Poso dan Jawa ditangkap dan 
dibunuh,  sekarang ada benda misterius bakar rumah. Mungkin saja benda 
misterius ini bernyawa dan oleh itu bisa membakar rumah. Dunia neo-mojopahit 
penuh keanehan.

http://regional.kompas.com/read/2010/04/16/07541336/Benda.Misterius.Bakar.Rumah.di.Aceh


Benda Misterius Bakar Rumah di Aceh
Jumat, 16 April 2010 | 07:54 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Tiga bangunan milik masyarakat di Gampong Lamdingin, 
Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, ludes terbakar 
bersamaan dengan padamnya listrik PT PLN, Kamis (15/4/2010) sekitar pukul 
19.30. 

Tiga bangunan tersebut, dua di antaranya ruko (rumah toko) semipermanen dan 
satu rumah milik warga, tidak dapat diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam 
peristiwa itu. 

Saksi Hasanuddin, warga setempat, mengatakan, api berasal dari salah satu 
bangunan ruko yang dijadikan tempat usaha permainan anak-anak (PlayStation). 

Informasi lain yang berkembang menyebutkan, kebakaran diawali jatuhnya benda 
aneh, seperti api, di atas atap salah satu bangunan yang terbakar tersebut. 
Benda aneh itu diduga jatuh dari langit dan masyarakat menyebutnya meteor. 
Namun, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap penyebab 
kebakaran itu. 

Dua belas armada pemadam kebakaran dikerahkan, tetapi tidak berhasil 
menjinakkan si jago merah yang melalap hingga menghabiskan bagian rumah dan 
ruko beserta isinya. Mobil pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian sekitar 30 
menit setelah kebakaran terjadi. 

Hasanuddin menjelaskan, api begitu cepat menyambar ketiga bangunan yang 
berdekatan itu. Upaya keras aparat keamanan tidak berhasil untuk memadamkan api 
di rumah milik Usman tersebut. 

Selain petugas pemadam kebakaran, ratusan masyarakat setempat juga ikut 
berupaya memadamkan si jago merah. Masyarakat hanya menggunakan perlengkapan 
sederhana, seperti ember dan timba, untuk ikut menyiram bagian bangunan lain 
yang dekat dengan bangunan kebakaran tersebut.
    
Sementara itu, aparat kepolisian ikut mengamankan lokasi terbakarnya tiga 
bangunan milik masyarakat di kota berpenduduk sekitar 230.000 jiwa itu.
    
Menurut pengakuan korban, Usman, kerugian harta benda miliknya yang tidak 
berhasil diselamatkan itu ditaksir ratusan juta rupiah.

Kirim email ke