http://www.antaranews.com/berita/1271645638/rupiah-pagi-terpuruk-28-poin

Rupiah Pagi Terpuruk 28 Poin
Senin, 19 April 2010 09:53 WIB | Ekonomi & Bisnis | Moneter | 
Jakarta (ANTARA News) - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank 
Jakarta, Senin pagi, melemah 28 poin menjadi Rp9.033-Rp9.043 per dolar dari 
penutupan akhir pekan lalu yang mencapai Rp9.005-Rp9.015, karena pelaku pasar 
melepas rupiah menyusul melemah bursa regional.

Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga di Jakarta, Senin mengatakan, rupiah melemah 
terhadap dolar, karena Bank Indonesia (BI) masih berada untuk menekan rupiah 
agar tidak berlanjut menguat.

"BI tidak menginginkan rupiah berada di bawah angka Rp9.000 per dolar, karena 
para eksportir produk jualnya di pasar ekspor kurang kompetitif," katanya.

Rupiah, menurut dia juga tertekan oleh melemahnya saham-saham AS yang menekan 
bursa regional seperti bursa Tokyo dan bursa Hong Kong pada pembukaan pasar 
melemah.

"Kami optimis tekanan negatif pasar tidak akan berlanjut, karena sentimen 
positif yang mendorong rupiah agar berada di bawah angka Rp9.000 masih cukup 
kuat, " ujarnya.

Menurut dia, aliran dana asing yang ditempat di pasar uang domestik, ke 
instrumen BI, dan obligasi pemerintah masih terus terjadi, karena itu peluang 
rupiah untuk kembali berada di bawah angka Rp9.000 per dolar masih kuat.

Bahkan aliran dana asing yang sudah terjadi selama tiga bulan hingga Mart 2010 
sudah mencapai angka Rp71,9 triliun, katanya.

Jadi, lanjut dia koreksi saat ini hanya sekedar menahan pergerakan rupiah agar 
tidak dapat melaju hingga jauh di bawah angka Rp9.000 per dolar.

Rupiah sebelumnya sempat mencapai angka di bawah level Rp9.000 per dolar, namun 
kenaikan rupiah yang terlalu cepat menimbulkan kekhawatiran bahwa daya asing 
ekspor Indonesia akan melemah.(h-CS/A024)

Kirim email ke