Refleksi : Alangkah bagus bila ekonomi berkeadilan  bisa dibagun oleh rezim 
kleptokratik yang membonceng pada modal asing? Tetapi, pertanyaannya keadilan 
untuk siapa?


http://www.antaranews.com/berita/1271649891/bappenas-rapat-kerja-fokus-pembangunan-ekonomi-berkeadilan

Bappenas: Rapat Kerja Fokus Pembangunan Ekonomi Berkeadilan
Senin, 19 April 2010 11:04 WIB | Ekonomi & Bisnis | Makro | 
Tampak Siring (ANTARA News) - Menteri Perencanaan dan Pembangunan 
Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana mengatakan, rapat kerja Presiden 
yang berlangsung di Istana Tampaksiring, Bali, 19 hingga 21 April mendatang 
akan berfokus kepada pembahasan pembangunan ekonomi berkeadilan.

"Seusai pembukaan dari Presiden, rapat kerja akan dilanjutkan dengan rapat 
pleno pembangunan ekonomi dan rapat pleno pembangunan berkeadilan," ujarnya di 
Istana Tampak Siring, Bali, Senin.

Ia menjelaskan rapat pleno pembangunan ekonomi akan membahas tema mengenai 
konsep pembangunan ekonomi jangka menengah dan panjang beserta isu-isu pokok 
termasuk peran teknologi.

"Rapat pleno ini nantinya akan membahas dua panel yaitu, terkait dengan 
percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, seimbang dan berkelanjutan dan 
peningkatan daya saing melalui inovasi teknologi," ujarnya.

Sedangkan rapat pleno pembangunan berkeadilan, lanjut dia, akan membahas 
evaluasi pelaksanaan pembangunan berkeadilan, disparitas pembangunan dan 
kelemahan-kelemahan pelaksanaan kebijakan.

Kemudian, rapat kerja tersebut, setelah rapat pleno akan dibagi secara pararel 
dalam empat kelompok yaitu kelompok pertama yang membahas pembangunan ekonomi 
dan dunia usaha dan mencakup pembahasan kebijakan ekonomi makro, percepatan 
penyediaan infrastruktur dan energi (termasuk kemitraan pemerintah dan swasta) 
serta peningkatan investasi dan ekspor.

Kelompok kedua, membahas evaluasi dan peningkatan program-program pro rakyat 
mencakup pembahasan perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat (PNPM) serta 
penguatan ekonomi rakyat. Kelompok ketiga membahas upaya untuk meningkatkan 
keadilan bagi rakyat termasuk pembahasan mengenai masyarakat penyandang masalah 
sosial, lansia, anak terlantar, cacat, keadilan, HAM dan lain-lain.

Kelompok terakhir membahas upaya pencapaian MDG (Millenium Development Goals) 
mengenai percepatan program tersebut, disparitas wilayah dan off track (masalah 
HIV/AIDS, angka kematian ibu dan air minum).

Armida mengharapkan rapat kerja itu nantinya juga bertujuan sebagai wahana 
koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan pembangunan nasional, sehingga hasil 
utama dari rapat kerja itu dituangkan dalam bentuk Instruksi Presiden dan 
diperoleh kebijakan yang lebih komprehensif.

Sebelumnya, dalam rapat kerja di Istana Cipanas menghasilkan Inpres No1/2010 
tentang percepatan pelaksanaan Prioritas pembangunan Nasional Tahun 2010.

Kirim email ke