Refleksi : Kalau bisa mengapa tidak dilaksanakan? Dunia maju bukan lagi mega 
watt yang dibicarakan tetapi tera watt!

http://www.antaranews.com/berita/1272087053/indonesia-bisa-tingkatkan-kapasitas-listrik-15000-megawat

Indonesia Bisa Tingkatkan Kapasitas Listrik 15.000 Megawat
Sabtu, 24 April 2010 12:30 WIB | Ekonomi & Bisnis | Makro | Dibaca 362 kali

Menko Perekonomian Muhammad Hatta Radjasa. (ANTARA)Jakarta (ANTARA News) - 
Menko Perekonomian Muhammad Hatta Radjasa yakin Indonesia bisa meningkatkan 
kapasitas pembangkit energi listrik 15.000 megawatt guna mendukung pertumbuhan 
enomomi sekitar 7 tujuh persen sebelum 2014.

"Peningkatakan kapasitas pembangkit energi listrik tersebut bisa dipenuhi 
dengan membangun pembangkit tenaga listrik baru," kata Hatta Radjasa ketika 
berbicara sebagai pembicara utama pada seminar "Sustainable Business 
Competitiveness: The Next Chalenge" yang diselenggarakan Program Pascasarjana 
Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB IPB) di Jakarta, Sabtu.

Dijelaskan Hatta Radjasa, pembangunan pembangkit tenaga listrik baru dilakukan 
gundang investor swasta nasional maupun asing untuk menanamkan investasinya 
disini.

Menurut dia, hal ini harus didorong pemerintah Indonesia untuk meningkatkan 
pertumbuhan ekonomi mencapai tujuh persen sebelum 2014 guna meingkatkan daya 
saing produk industri di dunia internasional.

Dengan peningkatan kapasitas pembangkit energi listrik sebesar 15.000 mega watt 
pada 2010, kata dia, maka dalam jangka pendek tidak akan ada lagi pemadaman 
listrik secara bergiliran.

"Tidak akan ada lagi pedaman listrik secara bergiliran di seluruh Indonesia 
mulai akhir Juni mendatang," katanya.

Sedangkan target jangka menengah, katanya, bisa menanggulangi krisis listrik 
nasional pada 2012-2013. 

Dikatakannya, pemerintah Indonesia telah memprogramkan peningkatan kapasitas 
pembangkit tenaga listrik sekitar 3.000 megawatt dalam kondisi normal. 

"Tapi target dalam kondisi normal tersebut akan didorong lagi untuk memenuhi 
pertumbuhan ekonomi mencapai tujuh persen sebelum 2014," kata Hatta.(R024/H-CS)

<<20100105103321-hatta-radjasa.jpg>>

Kirim email ke