Refleksi : Mudah untuk Boediono bersembunyi dibelakang SBY, karena  
kedudukannya lebih  tinggi dari Boediono dan lagi badannya besar. Seandainya 
mereka berdua main kongkalikong semua hal pasti tak sulit dilakukan.
   

http://nasional.kompas.com/read/2010/04/30/10554771/Boediono..Sembunyi..di.Belakang.SBY.


Kasus Century
Boediono 'Sembunyi' di Belakang SBY?
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary
Jumat, 30 April 2010 | 10:55 WIB
 
JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli melayangkan kritik 
atas pemeriksaan KPK terhadap mantan Gubernur BI yang kini menjabat wakil 
presiden, Boediono.

Kemarin, Boediono diperiksa KPK di Wisma Negara. Menurut Rizal, apa yang 
dipertontonkan melebihi yang terjadi pada era Orde Baru. "Soeharto saja datang 
ke Kejaksaan Agung," kata Rizal di Gedung DPD, Jakarta, Jumat (30/4/2010).

Rizal, yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2009, menilai, 
banyak pejabat yang berlindung di balik kekuasaan. "Saya tidak tahu sengaja 
atau tidak sengaja. Tetapi, semakin kelihatan bahwa Pak Boed semakin 
bersembunyi di belakang SBY. Sebetulnya Boediono patut bersyukur lolos dari 
kasus BLBI saja," ujarnya.

Menurut dia, di negara lain pejabat lebih memiliki rasa malu. Ia mencontohkan, 
seorang menteri di Korea langsung mengundurkan diri ketika menyadari ada 
kebijakan yang salah. "Di Jepang sampai bunuh diri, demikian juga di Eropa. 
Ciri negara yang maju dan demokratis para pejabat itu memiliki rasa malu dan 
penyesalan; di Indonesia justru sebaliknya. Disini tidak memiliki rasa malu dan 
semakin bebal," kata Rizal.

++++

http://nasional.kompas.com/read/2010/04/29/19002713/Pemeriksaan.Boediono.Dihentikan

KASUS BANK CENTURY
Pemeriksaan Boediono Dihentikan
Laporan wartawan KOMPAS Suhartono
Kamis, 29 April 2010 | 19:00 WIB
 

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemeriksaan terhadap mantan Gubernur BI yang kini Wapres 
RI, Boediono, Kamis (29/4/2010) petang, dihentikan sementara oleh penyidik KPK. 
Pasalnya, penyidik KPK memberi kesempatan kepada Boediono untuk shalat maghrib 
dan makan malam.


Setelah shalat maghrib, Wapres akan makan malam dulu. Setelah itu baru 
pemeriksaan dilanjutkan. 

Dari informasi yang diterima Kompas malam ini, sesaat setelah pemeriksaan 
dihentikan, Wapres langsung shalat maghrib di salah satu sudut di lantai empat 
ruang kerjanya, di mana ia diperiksa terkait dana talangan kepada Bank Century 
senilai Rp 6,7 triliun.

"Setelah shalat maghrib, Wapres akan makan malam dulu. Setelah itu baru 
pemeriksaan dilanjutkan," ujar sumber Kompas yang mengikuti pemeriksaan 
Boediono di lantai empat Wisma Negara Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Menurut sumber tersebut, pemeriksaan akan dilanjutkan lagi dengan sejumlah 
pertanyaan yang masih tersisa. "Katanya sih tinggal sedikit lagi," tutur sumber 
itu mengutip seorang penyidik KPK.

Sementara menurut Jubir Wapres, Yopie Hidayat, saat ini (pemeriksaan) sedang 
istirahat karena memberi kesempatan kepada Wapres shalat maghrib dan makan 
malam.

"Saya tidak tahu berapa pertanyaan yang diajukan dan bagaimana jawaban Pak 
Wapres. Kok pertanyaannya seperti itu? Jumlah pertanyaan kok ditanya? Memangnya 
tidak ada pertanyaan lain," kata Yopie.

Namun, saat ditanya apakah pertanyaan ke Boediono sudah masuk ke substansi, 
Yopie menjawab, "Ya, mana saya tahu."

Yopie berjanji, setelah pemeriksaan Boediono selesai, pihaknya atas seizin 
Wapres akan memberikan keterangan pers di Istana Wapres.

Sebelum menutup teleponnya, Yopie mengingatkan bahwa pertemuan Boediono dengan 
KPK bukanlah pemeriksaan, melainkan diskusi. "Kan kalau tanya jawab, itu 
namanya diskusi, bukan pemeriksaan," kelit Yopie ketika disinggung penegasan 
dari KPK bahwa Boediono tengah dilakukan pemeriksaan, bukan pertemuan.






<<4_1_8.gif>>

<<4_17_8.gif>>

Attachment: sig.jsp?pc=ZSzeb098&pp=GRfox000
Description: Binary data

Kirim email ke