Etika Universal Berlaku Disemua Public Domain
Adalah melanggar "etika universal" apabila anda menanyakan agama seseorang yang
belum atau baru anda kenal.
Adalah melanggar "etika universal" apabila anda membanggakan agama anda
ditempat publik.
Etika universal berlaku diseluruh dunia kecuali negara Syariah Islam. Karena
diseluruh masyarakat dunia sifatnya pluralistik tidak homogen dalam
kepercayaan, budaya atau agamanya. Artinya mempertontonkan cara2 atau etika
eksklusif tertentu yang tidak universal bisa menimbulkan konflik dalam
masyarakat. Seperti contohnya cara2 pemaksaan Syariah Islam kepada umat Islam
dimuka publik yang pluralistik.
Memang, mula2nya cara2 Syariah Islam dulunya tidak ada larangan khusus, tetapi
makin lama para umatnya ini makin memaksakan terutama setelah terjadinya teror
911. Akibatnya, masyarakat dunia jadi menolak dengan cara2 eksklusif yang
congkak ini se-olah2 agama lainnya tidak perlu dihormati. Jadi wajar ya...
dimasa depan nanti sikap masyarakat dunia yang menolak Syariah Islam akan makin
kuat yang tentunya akan merugikan umat Islam sendiri.
> "Sutarmin" <sutar...@...> wrote:
> Apakah sebuah aturan yang dibuat
> boleh Melanggar HAM,
..
Melarang pakai Jilbab sama dengan melarang telanjang, jadi larangan itu bukan
pelanggaran HAM tapi termasuk penegakkan HAM karena larangan itu hanya berlaku
di tempat umum.
Kalo mau pake jilbab di mesjid boleh saja, itu memang tempatnya, disini
merupakan HAM karena wilayahnya memang Islam.
Kalo mau telanjang dikamar mandi juga boleh saja karena memang itu tempatnya,
dan ini juga termasuk HAM.
Jadi ada tempat milik umum tapi ada juga milik private. Demikianlah kalo pakai
jilbab ditempat umum yang pluralistik bermacam agama bercampur, wajar kalo
dilarang, tapi kalo pakai tudung kepala yang sifatnya juga umum, tentu boleh.
Masalahnya karena jilbab itu simbol Islamnya yang dilarang.
Jadi anda itu tersesat pemahamannya se-olah2 dengan HAM boleh memaksakan jilbab.
INGAT: Syariah Islam yang memaksakan umat Islam berjilbab atau shalat 5 waktu
adalah pelanggaran HAM, karena urusan berjilbab dan sembahyang TIDAK BOLEH
DIPAKSAKAN, tapi keikhlasan. Jangan memaksakan dengan alasan kewajiban dalam
ajaran Islam.
Betul Islam mewajibkan ini dan itu, tapi untuk beragama Islam itu khan suka
rela bukan dipaksa atau diwajibkan. Oleh karena itu, beragama Islam saja
sifatnya sukarela, aneh dong jadinya kalo berjilbab dan bershalat jadi boleh
dipaksakan.
Sebaiknya anda belajarlah etika universal, antara lain masuk ruangan buka topi,
acara resmi pakai jas, dll. Cara2 Islam hanya boleh anda praktekan cuma dalam
lingkungan Islam saja, kalo anda lakukan diluar lingkungan Islam sama dengan
mempropagandakan agama anda yang merupakan pelanggaran etika universal.
Ny. Muslim binti Muskitawati