http://www.KabariNews.com/?34864
Sejauh ini pihak berwenang belum bisa menyimpulkan apa penyebab hancurnya tiga rumah di Jalan Delima Gang 2, Malakasari, Jakarta Timur, yang terjadi Kamis (29/04/2010) sore.
Hasil invetigasi sementara menyatakan sumber ledakan kemungkinan berasal dari benda antariksa atau meteorit. Jika benar, diperkirakan bunyi ledakan terjadi karena benda itu menghantam tembok bangunan dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Sejumlah saksi memperkuat dugaan tersebut, seperti diutarakan Andi (21) yang pada saat kejadian sedang berada tak jauh dari lokasi. Andi mengaku melihat kilatan cahaya sebelum terdengar suara ledakan,”Saya melihat ada cahaya cepat sekali masuk ke arah itu (rumah Sudarmodjo-red), tapi cuma cahayanya saja, bentuk bendanya saya tidak lihat,” tutur Andi kepada Kabari. Andi ketika itu sedang berjalan kea rah gang rumah Sudarmodjo.
Hal serupa juga dilihat Wira (32), keponakan Kusnadi yang rumahnya juga rusak parah. Wira mengaku saat itu sedang ngobrol bersama teman-temannya di lapangan yang berada di depan lokasi kejadian. “Dari semua teman-teman saya, yang melihat cuma saya, karena saya duduk menghadap ke rumah Pak Sudarmodjo, saya lihat ada kilatan cahaya, cepat sekali, setelah itu baru terdengar ledakan keras,” kata Wira.
Dari pantauan di lokasi, sepertinya benda itu datang dari arah atas rumah Sudarmodjo lalu menghantam tembok dan menghancurkan sebagian isi rumah. Dipastikan juga benda itu memiliki suhu tinggi, karena menurut Sudarmodjo, pemilik rumah yang paling parah kerusakannya, mengatakan ada sejumlah benda di rumahnya yang meleleh. Kabari juga melihat terdapat bercak lelehan plastik yang telah mengeras di tembok.
