Refleksi: Apakah presiden membuka Rapat Koordinasi Penegak Hukum ini berarti kekayaan hasil korupsi mantan bossnya jenderal Soeharto yang disimpan diberbagai pelosok dunia akan diusut dan juga kasus Bank Century akan beres dalam waktu singkat? Suatu contoh penegakan hukum nan bagus bila dilakukannya, ataukah pidato pembukaannya ini hanya suara penjual jamu koyok, mungkin tidak sulit diterka.
Mengenai kekayaan Soeharto yang disembunyikan disana sini telah dinyatakan oleh badan PBB bernama Stolen Assets Recovery (StAR), jadi bila ada hasrat dikandung badan sang presiden dan konco-konconya nan berkuasa agar raktyat memperoleh kembali harta mereka yang dicuri Soeharto, pasti dari segi badan internasional akan diberi bantuan sepatutnya, tetapi kalau berlagak pilon seperti yang dilakukannya selama ini, tentu Anda dapat memahami karakter dari rezimnya. http://berita.liputan6.com/hukrim/201005/275419/Rapat.Koordinasi.Penegak.Hukum.Dibuka.Presiden Rapat Koordinasi Penegak Hukum Dibuka Presiden Presiden SBY membuka rapat koordinasi dan konsultasi penegak hukum. 04/05/2010 10:12 Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka rapat koordinasi dan konsultasi penegak hukum yang diikuti oleh Mahkamah Agung (MA), Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Agung, dan Polri. Pembukaan rapat koordinasi dan konsultasi ini diikuti 300 peserta itu dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/5), pukul 10.00 WIB. Dalam pembukaan rapat tersebut hadir antara lain Ketua MA Harifin A Tumpa, Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supanji, serta Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dan menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu II lainnya. Artikel Terkait a.. Presiden SBY: Banyak Keadilan Buntu b.. Pemimpin Jangan Malas Baca dan Dengar Rakyat c.. Gayus Lumbuun Usulkan Izin Presiden Dihapuskan Pada acara tersebut akan ditandatangani piagam kesepakatan bersama pembentukan forum koordinasi dan konsultasi penegak hukum oleh Ketua MA, Menteri Hukum dan HAM, Jaksa Agung, serta Kapolri. Setelah membuka rapat koordinasi dan konsultasi antara lembaga penegak hukum, Presiden Yudhoyono pada Selasa siang pukul 14.00 WIB dijadwalkan memimpin rapat kabinet terbatas di Kementerian Pertahanan. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya di Kantor Kepresidenan guna merumuskan kebijakan revitalisasi industri pertahanan dalam negeri.(ADO/Ant)
<<video.gif>>
<<100504bsby_mafiahukum.jpg>>
