Menang Supporter Tapi Kalah Kemampuan (Piala Thomas) !
Inilah stereotype muslimin, padahal kalo di-negara2 maju para supporter selalu
berpihak kepada yang unggul yaitu yang kemampuannya mengagumkan. Beda memang
jiwa ke Islaman tidak boleh dipengaruhi seni tapi harus dipengaruhi keimanan
dan ketaqwaan agamanya.
Padahal team Indonesia yang disupport-nya itu juga tidak semua atlitnya
beragama Islam, lalu kenapa dalam final melawan Cina ini harus di-elu2kan dan
meng-goblok2in pemain2 cina yang notabene lebih unggul dalam segala hal dari
pemain yang mewakili negara muslimin ini ????
Disini terbukti, mental cina lebih tinggi dari mental jihad Islam yang berusaha
menang dengan segala cara2 curangpun dianggapnya halal, biarpun disarang
muslimin juga dihajar semua jagoan muslimin ini sampai bertekuk lutut.
http://us.detiksport.com/read/2010/05/16/132255/1357872/79/garuda-di-dadaku-semarakkan-putra-stadium?s99110269
http://us.detiksport.com/read/2010/05/16/132742/1357873/79/taufik-takluk-china-memimpin-1-0?s99110169
Kemaren setelah team Indonesia memastikan diri masuk ke Fina, si Taufik
bilang,, "Bismilah kita pasti menang", gara2 baca bismillah inilah akhirnya dia
tersungkur karena lawannya itu makan babi yang diharamkan dalam Islam,
akibatnya Allah tidak mampu membelanya biarpun sudah membaca bismillah.
Mentang2 Islam, mentang2 muslimin, lalu selalu harus menang, dan kalo kalah
halal cari gara2, kalo perlu bakarin toko2 cina di Indonesia karena mereka
enggak mendukung baca bismillah. Kalah bulu tangkis, lumayan menang menjarah
toko2 cina.
Jadi nanti kalo team Indonesia pulang membawa kekalahan, tetap disambut yaitu
dengan penjarahan, makanya aku disini memperingati saudara2 keturunan Cina,
kalo nanti team Indonesia pulang sebaiknya anda tutup toko anda demi
menghindari kebangkrutan. Karena kekalahan team Indonesia mengharuskan anda
juga ikut serta menanggung kerugian biaya training center dan latihan mereka.
Ny. Muslim binti Muskitawati.