Negara Islam Boleh Berdiri Kenapa Negara Yahudi Ditolak ???
                                       
Proses perdamaian Palestina akan terus buntu, karena mayoritas Arab Palestina 
ini diwakili oleh Hamas yang bertujuan membangun negara Islam yang kafah, 
artinya, mereka yang bukan Islam akan diusir keluar negara Islam ini.  Negara 
Islam itu artinya semua rakyatnya harus beragama Islam.  Menurut mereka hal ini 
adalah hak azasi karena kemauan rakyatnya.

http://www.jpost.com/Features/FrontLines/Article.aspx?id=175539

Bagi Israel cita2 negara Islam Palestina bisa diterima dan disetujui, tetapi 
juga sebagai hal yang sama haknya adalah pihak Negara Islam Palestina juga 
harus menerima dan menyetujui perubahan Israel yang sekarang merupakan negara 
Demokratik sekuler menjadi negara Yahudi sama seperti negara Islam.  Artinya,, 
rakyat Israel harus beragama Yahudi karena negara ini merupakkan negara Yahudi 
sehingga sekitar 3 juta umat Islam di Israel harus diusir keluar dan harus 
diterima oleh negara Islam Palestina.

Demikianlah, usul Israel sangatlah adil, disatu pihak dia terima negara 
tetangganya sebagai negara Islam, tetapi negara tetangganya juga harus menerima 
Israel sebagai negara Yahudi.

Kalo negara Islam dibolehkan berdiri, lalu kenapa negara Yahudi harus ditolak 
???

Arab Palestina menolak perubahan Israel dari negara Demokratik sekuler ini 
menjadi negara Yahudi, padahal sepanjang sejarah perang keduanya ini selalu 
pihak Islam menuduh Israel negara Yahudi, kemudian sewaktu negara Israel 
berniat mengubah negaranya benar2 menjadi negara Yahudi malah ditolaknya.

Ini namanya enggak konsistent, ini namanya dobel standard, ini namanya fitnahy 
selama ini, wong negara Yahudi belum ada koq malah memfitnah Israel sebagai 
negara Yahudi.  Sewaktu benar2 mau diubah jadi negara Yahudi, maka Arab2 Islam 
ini berkaok2 menolaknya.

Yaaah....  bagaimana mungkin UN bisa menengahinya ???  Jadi jangan harapkan 
dukungan kalo mau menangnya sendiri, sedangkan Israel mampu memenangkan 
semuanya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke