Refleksi : Jadi ceritanya arwah dan semangat pak Harto tetap dipelihara bagaikan bunga bangkai tak kunjung layu.
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/20/144067/3/1/Sekber-Koalisi-Ciptakan-Kekuasaan-Totaliter- Sekber Koalisi Ciptakan Kekuasaan Totaliter Kamis, 20 Mei 2010 17:01 WIB Penulis : Kennorton Hutasoit JAKARTA--MI: Sekber Koalisi menciptakan kekuasaan totaliter mendukung Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Seluruh kebijakan Pemerintah harus didukung dan diamankan DPR RI. "Pada pemerintahan lima tahun lalu sering terjadi transaksi. Pasalnya, setiap ada kasus atau persoalan, ada transaksi. Itu tak mendidik. Sekber ini permanen untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah," kata Sekjen PKB Lukman Edy di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (20/5). Menurut Edy, kekuasaan yang terpusat di Sekber bisa dikatakan supaya kekuasaan secara total mendukung kebijakan Pemerintah. "Bisa dikatakan seperti itu," kata Edy menjawab apakah Sekber ini untuk menciptakan kekuasaan totaliter. DPR hanya tukang stempel atas kebijakan Pemerintah, menurut Edy, itu sudah terjadi pada lima tahun silam. "Sudah terjadi, tapi belum masif. Sekarang dengan Sekber permanen menjadi masif untuk mendukung pemerintahan yang efektif. Walau tidak semasif dulu, peran Ical (Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie) yang ada dalam kabinet sangat signifikan meloloskan kebijakan Pemerintah di DPR," tegasnya. Edy mengatakan partai koalisi dan fraksi koalisi tentu akan memutuskan sikapnya dalam rapat-rapat Sekber. "Termasuk untuk penentuan KPK, KY, MA, dan Gubernur Bank Indonesia yang proses seleksi sedang berlangsung, nanti akan dibahas di Sekber. Sikap fraksi-fraksi harus sama dan itu akan diputuskan di Sekber. Ini harus dilakukan supaya partai-partai pendukung pemerintah tak kalah lagi. Tapi kalau ada sikap anggota DPR secara personal berbeda dengan sikap fraksi, itu bagian dari proses demokrasi. Ada fraksi yang membebaskan, tapi ada yang protektif," katanya. Sekber, menurut Edy, harus menjamin efektifitas pemerintahan yang didukung DPR. "Bahkan PKB, sejak awal sebelum SBY terpilih, kami mengajukan satu langkah lebih maju dengan memulai konsolidasi di tingkat daerah. Soalnya, selama ini begitu berbeda visi antara Pemerintah dan pemerintah daerah," katanya. (Ken/OL-04)
