Seharusnya Menkeu Sri Mulyani Dicekal !!!
Meskipun alasannya katanya Sri Mulyani diterima kerja di world Bank, namun
jelas dengan menghilangnya dia dari Indonesia, segala persoalan jadi mentah.
Enggak ada lagi yang bisa dibicarakan karena kunci utama pelakunya adalah dia
sendiri.
Bank2 swasta yang meminta bantuan dana dari pemerintah banyak sekali, tapi cuma
Bank Century yang mendapatkannya meskipun banknya sendiri bangkrut dan
nasabahnya tak ada yang simpanannya dikembalikan.
Jadi jangan ngomong kosong tentang urusan politik atau lain2nya, masalahnya
sederhana yaitu KORUPSI. SBY hanya bisa dijerat kalo ada saksinya, dan
saksinya itu Sri Mulyani yang sudah menghilang dari Indonesia. Juga enggak
benar Sri Mulyani bekerja di worlbank atas nama pemerintah Indonesia, karena
kekdudukan dan posisi yang dilamar Sri Mulyani itu adalah atas nama pribadinya
sendiri dengan segala curriculum vitae yang dimilikinya untuk bisa diterima
dipekerjaan tsb. Dia bukan dipanggil tetapi melamar sendiri sekedar cari jalan
keluar Indonesia untuk mempeti eskan kasus hilangnya uang negara ini. Mungkin
dia bukan pelaku utamanya, tetapi atasannya yaitu presiden SBY sendiri yang
terlibat, tapi tetap Sri Mulyani adalah saksi utamanya, yang kalo dia
menghilang dari Indonesia maka amanlah posisi SBY.
> "Isa" <datuksin...@...> wrote:
> Namanya dikaitkan, bahkan dianggap
> ikut bertanggungjawab dengan kasus
> (manipulasi) di Bank Century. Begitu
> ramainya masalah ini menjadi berita
> dan komentar, tetapi ketika ia 'mundur'
> dari jabatannya sebagai Menkeu atas
> ''kemauannya sendiri", -- 'hiruk-pikuk'
> itu tiba-tiba mereda dan 'cep' tidak
> ada ceritanya lagi.
Pandangan anda cuma untuk menyesatkan mengalihkan fokus publik akan tanggung
jawab Sri Mulyani. Sebagai menteri Keuangan dia membuat keputusan blunder yang
dia sendiri mengakui sebagai dirinya tertipu.
Yaaa... apapun alasannya, kalo sudah jelas menjadi kunci keluarnya keputusan
pengeluaran dana luar biasa besarnya dari kas pemerintah untuk bank century
yang tetap bangkrut tentunya tidak bisa lari dari tindakan hukum. Ini
kriminal, jadi terlepas dari politik mana anda berpihak. Atasan Sri Mulyani
yang memberi perintah juga turut bertanggung jawab, seharusnya sebagai presiden
yang bermoral dia harus mengundurkan diri atas tragedi skandal yang memalukan
ini. Persoalannya sederhana jangan dibikin ribet dengan masalah urusan
persaingan politik.
Sri Mulyani sekarang bekerja di World Bank juga sama sekali bukan diminta oleh
World Bank, melainkan dia sendiri yang melamarnya diwaktu ada lowongan yang
terbuka disana. Karena World Bank tidak pernah meminta seseorang untuk menjadi
pejabatnya, semua lowongan posisi apapun jabatannya selalu diumumkan terbuka di
Internet seperti yang telah saya cantumkan sebelumnya.
http://extjobs.worldbank.org/external/default/main?menuPK=64262364&pagePK=64273550&piPK=64273555&theSitePK=1058433
Jadi enggak benar sama sekali kalo Sri Mulyani ditawari kedudukan di World Bank
melainkan dia sendiri yang melamar lowongan yang kebetulan dibutuhkan worlbank.
Pertanyaannya kenapa dia yang sudah bagus kedudukannya menjadi menteri keuangan
malah diam2 melamar kerjaan lain diluar Indonesia???
Inilah akal2an untuk melarikan diri dari tanggung jawab yang juga dibantu oleh
SBY, seharusnya SBY melarang Sri Mulyani keluar negeri untuk pemeriksaan lebih
lanjut.
Masalahnya adalah, kalo Sri Mulyani menghilang dari Indonesia, maka SBY menjadi
aman karena Sri Mulyani inilah satu2nya saksi yang bisa memberatkan posisi SBY
menjadi tertuduh korupsi besar2an ini.
Ingat ya: Sri Mulyani tidak punya ide reformasi keuangan sama sekali,
reputasinya didunia ekonomi maupun keuangan sangat rendah atau tidak punya
reputasi sama sekali. Dia lulusan dari sebuah State University yang kelas
kacangan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
>