Pemain Bola Eropah Tak Ada Ucap Bismillah Di-koran2 !!!
Biarpun beragama Islam, tidak pernah pemain bola Eropah menyebut "bismillah"
dihadapan kawan2nya yang bukan Islam, karena memang etika universal tidak sopan
apabila kita menonjolkan attribut agama kita dihadapan mereka yang tidak sama
agamanya dengan kita.
Hal ini jelas diajarkan di SD, SMP, dan SMA, apalagi dalam kesebelasan sepak
bola dimana kekompakan harus diutamakan bukan agamanya yang harus diutamakan.
Jadi kalopun mereka mau mengucapkan "bismillah" tidak akan pernah diucapkan
terbuka untuk dimasukkin ke-koran2 karena hal ini mengundang anti-pati bukan
sympati.
> "Tawangalun" <tawanga...@...> wrote:
> La terus saya kasih bahwa jago bal
> Eropah itu sudah banyak yg pakai
> bismillah. Muhammad alipun tetep
> pakai bismillah. Buktinya yo lebih
> banyak menang dari kalahnya.
Waktu Ali menjadi juara dunia, dia masih belum masuk Islam dan namanya masih
Cassius Clay. Tetapi sesudah dia menjadi Islam (bukan masuk Islam) dia
merupakan pendiri aliran Islam sendiri yang dinamakan "Black Panther Muslim",
dia juga punya mesjid tersendiri, sedangkan Al-Quran-nya berbahasa Inggris yang
kemungkinannya dia jiplak dari Islam Ahmadiah (karena hanya Islam Ahmadiah saja
yang punya Quran berbahasa Inggris).
Dan anda juga perlu ingat, Muhammad Ali dan semua pemain Bal Eropah tidak
pernah mengucapkan bismillah untuk dimasukin kekoran, paling cuma dalam hatinya
aja.
Disinilah blundernya Taufik terlalu banyak latihan bulu tangkis jadi enggak
ngerti AlQuran, dia pikir baca bismillah bisa disebarkan melalui koran2.
Hasilnya kita sama2 tahu yaitu "kalah". Dulu waktu dia menang, dia mungkin
juga menyebut "bismillah" tapi cuma dalam hati bukan disebar luaskan di-koran2.
Kalo disebarkan ke-koran2 pasti kalahnya, karena ucapan "bismillah" itu adalah
bukti tidak percaya diri sendiri sehingga dia akal2an menyalahkan Allah kalo
nantinya kalah. Inilah yang saya katakan dosa karena mengkambing hitamkan
Allah. Tidak harusnya dia sebar2kan karena sebagai pemain bulu tangkis
tugasnya cuma menang bukan bertugas menyebarkan agama Islam atau berdakwah
agama Islam dengan bulu tangisnya. Apalagi bulu tangkis boleh jadi diharamkan
nabi Muhammad kalo saja dia masih hidup.
Pemain2 Cina itu khan karena percaya diri sendiri ternyata tidak pernah
mengucapkan "bismillah", juga enggak pernah mengucapkan "amin", juga enggak
pernah mengucapkan "haleluya", juga enggak pernah mengucapkan "omitohud".
Mereka cuma mengucapkan satu kata saja, yaitu "Menang".... dan terbukti memang
menang.
Ny. Muslim binti Muskitawati.