Membohongi Umur Dihalalkan Islam ???
Ini suatu topik yang tidak pernah dibicarakan didunia Islam, apakah seorang
muslimin yang membohongi umurnya tidak dianggap berdosa atau bersalah ???
Umur seseorang bisa dipastikan melalui "bone analysis" yaitu analysis bagian
ujung tulang2 dibagian epiphysis-nya.
Bukan cuma orang yang masih hidup yang bisa ditentukan umurnya, bahkan orang2
yang sudah mati dikuburan juga bisa ditentukan umurnya dengan ketepatan 95%.
Tulang2 manusia purba juga bisa dihitung umurnya waktu dia mati, dan kapan dia
matinya, atau sebab apa dia mati. Semua ini merupakan spesialisasi tersendiri
dalam ilmu kedokteran yang disebut sebagai "Forensic Medicine".
> "sunny" <am...@...> wrote:
> BPS Temukan Warga Purwakarta
> Berusia 150 Tahun Apakah mereka
> yang berumur panjang ini,
> karena tiap hari minum jamu
> Nyonya Meneer
Ini contoh kebohongan yang biasa disantap muslimin di Indonesia dari sesama
muslim yang juga rajin berbohong.
Cobalah berpikir logis dan rasional, darimana anda tahu umur seseorang kalo
bukan dari akte kelahirannya, padahal akte kelahiran di Indonesia baru
diwajibkan pada tahun 1972.
Dizaman Belanda, cuma warganegara Belanda saja yang diwajibkan memiliki
sertifikat kelahiran, sedangkan pribuminya tidak perlu memiliki sertifikat
kelahiran. Lagipula sertifikat kelahiran itupun harus dikeluarkan rumah sakit
dimana orang tsb dilahirkan, artinya kalo tidak dilahirkan di rumah sakit tidak
mungkin punya sertifikat kelahiran.
Bukan maksud Belanda untuk melarang pribumi memiliki sertifikat lahir, tetapi
memang biaya sertifikat lahir itu cukup mahal dan penduduk miskin tidak mungkin
ada yang berminat memilikinya.
Lain dengan pegawai2 Belanda, biarpun gajinya kecil tapi karena sudah menjadi
keharusan dalam UU Belanda, maka mereka tetap mau keluar duit untuk membayarnya.
Barulah setelah diatas tahun 1930-an, banyak orang2 pribumi yang juga jadi
pegawai Belanda, menjadi residen, menjadi bupati dll dan mereka ini semuanya
rata2 memiliki sertifikat kelahiran.
Indonesia juga baru2 saja mengeluarkan aturan tentang sertifikat kelahiran
untuk bayi2 yang dilahirkan oleh dukun2 atau bidan2.
Jadi pasti bohong absolut kalo ada yang mengaku dilahirkan tahun 1860 dimana
Pangeran Diponegoro baru kalah perang ditawan belanda.
Silahkan aja kalo ada yang masih mau membantahnya, karena yang namanya
kenyataan itu tidak mungkin terbantahkan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
>