Refleksi : Bagus bin hebat orang Papua sekarang pintar khitill Quran!  Maluku 
pun tidak ketinggalan setelah dibabat Laskar Jahat. Tetapi, bagaimana dengan 
kepintaran untuk berkemajuan duniawi dalam mempertinggi kehidupan bermutu 
sehari-hari sesuai hasil kekayaan alamnya yang dikeruk? 

http://www.antaranews.com/berita/1276173967/kafilah-papua-barat-masuk-final-khottil-quran

Kafilah Papua Barat Masuk Final Khottil Quran
Kamis, 10 Juni 2010 19:46 WIB | Peristiwa | Pendidikan/Agama | 


Bengkulu (ANTARA News) - Kafilah Provinsi Papua Barat melaju ke final lomba 
cabang khottil Quran golongan hiasan mushaf atau kaligrafi pada Musabaqah 
Tilawatil Quran Nasional ke-23 di Bengkulu.

"Papua Barat dan delapan provinsi lainnya masuk ke babak final yang digelar 
hari ini," kata Ketua Dewan Hakim cabang khottil Quran Didin Sirajudin di 
lokasi lomba Gedung Pemuda dan Olahraga, Kamis.

Peserta Papua Barat dan Maluku hanya meloloskan peserta putra sedangkan Jawa 
Barat, DKI Jakarta, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sulawesi Barat, dan 
Banten meloloskan putra dan putri.

Cabang khottil Quran terbagi tiga golongan yaitu hiasan Mushaf atau kaligrafi, 
golongan naskah dan golongan dekorasi.

"Papua Barat dan Maluku hanya lolos pada golongan hiasan mushaf atau kaligrafi 
untuk putra sedangkan tujuh provinsi lainnya meloloskan putra dan putri ke 
final golongan dekorasi dan naskah," katanya.

Namun, kemajuan yang diraih Papua Barat dan Maluku menurut dia cukup 
menggembirakan karena pada MTQN sebelumnya tidak pernah lolos ke babak final.

Ia mengatakan terdapat perbedaan cabang khottil Quran pada MTQN ke-23 ini yaitu 
pesertanya sebagian besar dari mahasiswa sementara pada MTQN sebelumnya berasal 
dari santri dan umum.

"Peserta yang sekarang lebih muda dibanding peserta lomba pada MTQN yang 
sebelumnya, ada yang mencapai usia 40 tahun," katanya. 

Selain itu peserta cabang khottil Quran pada MTQN kali ini juga lebih tinggi 
kreativitas dan nilai estetikanya.

Penilaian oleh enam dewan hakim difokuskan pada tulisan secara keseluruhan, 
tanda baca, ornamen, kesesuaian warna dan keindahan.

Menurutnya, hasil penilaian dewan hakim akan diumumkan pada penutupan MTQN pada 
Sabtu (12/6) oleh Wakil Presiden Boediono. (*)

<<20100610112359-fahmilquran-090610.jpg>>

Kirim email ke