RI Minta Berpartisipasi Untuk Bangun Irak !!!
                                     
Politik RI selalu salah, selalu ketinggalan kereta, dulu sewaktu rakyat Irak 
menggulingkan Sadam Hussein dengan bantuan USA, malah RI ini membela Sadam 
Hussein dengan memusuhi USA dan menuduh pemerintahan Irak sebagai boneka 
Amerika.

Tapi sekarang sewaktu pemerintah Irak lagi bagi2 order pembangunan negaranya 
kepada negara2 yang telah berpartisipasi menggulingkan Sadam Hussein, malah RI 
ikut2an mengharapkan dapat order dari pemerintah Irak yang difitnahnya sebagai 
boneka Amerika.

Memang, ajaran Islam selalu merusak cara berpikir umatnya, bayangin deh, waktu 
Amerika disikat terorist Arab Islam pada 911, ternyata di Gaza dan Westbank itu 
rakyatnya berdansa dan bernyanyi menyukuri bencana yang dialami Amerika.  
Mereka sama sekali tidak ingat bahwa makanan mereka se-hari2 itu asalnya dari 
bantuan Amerika bukan bantuan dari negara2 Islam.

Naaah.....  sekarang setelah di blokade mereka me-rengek2 meminta bantuan 
Amerika agar bisa menekan Israel membuka blokadenya.  Obama cuma bisa tarik 
napas panjang saja melihat kelakuan manusia yang sudah diracuni agamanya 
seperti di Gaza dan Westbank.

Sekarang pemerintah RI menyelundupkan bantuan untuk Hamas, padahal masa depan 
Hamas itu suram, bagaimana mungkin bisa mengharapkan nantinya mendapatkan jatah 
untuk pembangunan Gaza yang dananya dari dunia Internasional yang justru 
anti-Hamas ???  Inilah politik yang cuma warna luarnya aja bagus tapi rasanya 
minta ampun cuma serasa ingus digulain.

Muslimin diseluruh dunia diserukan bersatu memboikot Amerika dan Israel, lalu 
dimana salahnya kalo Israel dan Amerika juga menyerukan blokade Gaza yang 
memaksakan tegaknya Syariah Islam ???

Kalo memboikot Amerika dan Israel dianggap bukan pelanggaran kemanusiaan, lalu 
kenapa blokade Gaza harus dianggap melanggar kemanusiaan ???

Pepatah Minang bilang, sekali bohong seumur hidup tidak dipercaya.  Begitulah 
nasib Gaza dan Arab Palestina yang bukan cuma sekali berbohong tapi berulang 
kali, akibatnya semua negara2 didunia cuma pura2 percaya tapi tak akan pernah 
mempercayainya lagi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke