Korban2 Hitler Lebih Banyak Justru Bukan Yahudi !!!
Kalo banyak orang2 Eropah dan Amerika tidak suka kepada Yahudi se-mata2 bukan
karena anti-Yahudi, melainkan karena mereka terlalu mementingkan kelompok
mereka sendiri dengan secara tidak langsung mengabaikan kelompok2 yang
non-Yahudi.
Demikianlah, terlalu banyak cara2 orang Yahudi yang cuma memfokuskan hanya
orang2 Yahudi saja yang se-olah2 jadi korban pembantaian oleh Hitler. Padahal
dari 15 juta korban pembunuhan oleh Hitler, hanya kurang dari 6 juta yang
diantaranya adalah orang2 Yahudi.
Lalu dengan menonjolkan untuk memberi derma dan pertolongan hanya kepada
keturunan orang2 Yahudi yang jadi korban Hitler, maka itu sama artinya tidak
menghargai korban2 lainnya yang justru lebih banyak dari korban2 orang2 Yahudi
itu sendiri.
> yani afrianto <afrianto_y...@...> wrote:
> Sodara-sodara, pertanyaanku sangat
> sederhana: Karena alasan apa atau
> pengalaman buruk apa yang dialami
> Hitler sehingga Hitler begitu tega
> mambantai Yahudi?
Memang, Hitler banyak membunuh Yahudi bukanlah karena membenci orang Yahudi,
bahkan Hitler itu sendiri adalah orang Yahudi asal Austria. Jadi yang dibunuh
Hitler itu sesungguhnya bukan cuma Yahudi.
Dari 15 juta yang mati dibunuh Hitler, cuma 6 juta yang keturunan Yahudi dan
orang Yahudi. Mereka yang jadi korban pembunuhan Hitler itu semuanya adalah
anasir2 subversif yang membantu pihak Inggris dan sekutu2nya.
Kebanyakan orang2 Yahudi di Jerman dulunya adalah penopang utama ekonomi Jerman
sama halnya dengan keturunan Cina di Indonesia. Demikianlah, tidak semuanya
orang2 Yahudi itu kaya raya, sama juga tidak semua Cina Indonesia itu kaya
raya. Tetapi dikala ada ancaman negara, maka cina2 Indonesia yang kaya raya
dan yang miskin akan sama2 jadi korban perampokan rakyat maupun pemerintahnya.
Demikianlah yang dialami orang2 Yahudi di Jerman dulunya.
Pada permulaan perang penyerbuan ke Eropah, kebanyakan orang2 Yahudi ini justru
membantu Hitler, namun kemudian orang2 Yahudi ini jadi korban penjarahan dan
pemerasan baik oleh pejabat dan rakyat Jerman disebabkan kekalahan2 Jerman yang
memukul perekonoian Jerman sehingga hitler sendiri tidak mampu lagi
mengontrolnya.
Masalah pembantaian orang2 Yahudi memang sengaja di-besar2kan oleh pihak
musuhnya Jerman dengan maksud agar orang2 Yahudi yang menjadi tulang punggung
Jerman waktu itu semuanya mengungsi keluar dari Jerman sehingga ambruk
kekuasaan Hitler itu.
Jadi kalo akhirnya terjadi pembunuhan massal orang2 Yahudi oleh kaki tangan
Hitler itu sebenarnya bukan atas perintah Hitler sendiri, melainkan memang ulah
daripada anak buahnya sendiri yang banyak jadi agen2 asing.
Sama saja dengan Suharto, pernah melakukan penumpasan dan penjarahan para
pedagang2 keturunan Cina di Indonesia, padahal dia sendiri dibacking oleh
pengusaha2 Cina tertentu seperti Liem Soei Liong, bahkan banyak berita yang
menyatakan bahwa Suharto sendiri sebenarnya keturunan Cina. Memang ini
sangatlah mungkin, kalo anda pernah melihat foto Lon Nol yaitu jendral
pengkhianat dibawah Norodom Sihanouk, maka anda bisa heran, ternyata wajah Lon
Nol persis sama seperti wajahnya Suharto yang jadi jendral pengkhianat dibawah
Sukarno.
Jadi, orang2 Yahudi yang cuma memfokuskan dirinya saja jadi korban Hitler
sebenarnya sangat eksklusif tidak disukai karena mengabaikan korban2 lain yang
jumlahnya lebih banyak dari korban orang Yahudi itu sendiri.
Ny. Muslim binti Muskitawati.