Yang Dilarang Bukan Agama Islam Tapi Praktek2nya
                                      
Disemua negara maju menghargai semua agama sama2 mulianya dan sama2 derajatnya. 
 Tapi agama Islam hanya boleh memuliakan agama Islam saja dan dilarang 
memuliakan agama lainnya.  Jadi praktek2 agama Islam yang memperlakukan agama 
lain sebagai bukan agama sudah pasti dilarang dan terlarang.  Jadi wajar kalo 
praktek dakwah agama Islam itu dilarang bukan melarang umatnya beribadah agama 
Islamnya.

HAM itu menjamin hak setiap umat beragama bukan cuma Islam saja yang dijamin 
hak2nya.  Artinya HAM itu melindungi penyembah berhala dan patung2 berhala, 
sebaliknya Islam justru membantai penyembah berhala dan menghancurkan 
patung2nya.

> "Tawangalun" <tawanga...@...> wrote:
> Pasti negara 2 yg melarang baju Muslim
> adalah yg mengijinkan Film Triple X,
> soale Jilbab dg Triple X itu sesuatu
> yg berlawanan.RI masih melarang Film
> Luna Maya soale RI membolehkan Jilbab.
> 


Kalo namanya mengizinkan artinya tidak dilarang, tapi kalo ada UU melarang maka 
artinya dilarang.  Jadi seperti anda bilang bahwa filem Triple X itu berlawanan 
dengan jilbab sehingga tak perlu kita bicarakan disini.

Dinegara maju dilarang membedakan manusia dari agama yang dianutnya, oleh 
karena itu, memaksakan Burqa harus dilarang karena mendiskriminasikan wanita 
dari agamanya.  Negara maju menempatkan hak wanita sama dengan hak laki2, 
celakanya, Islam hanya memaksakan Burqa hanya pada wanita-nya saja dan 
kebebasan hanya pada laki2.  Apalagi, Islam sudah dinyatakan sebagai agama yang 
paling melanggar HAM.  Jadi yang dilarang itu bukan agama Islam-nya, tetapi 
praktek2 ibadahnya yang melanggar HAM itu saja yang dilarang.

Pokok pembicaraannya bukan masalah RI membolehkan jilbab atau tidak, tapi yang 
jadi pembicaraan justru negara2 maju yang melarang burqa bukan jilbab.  Jilbab 
itu bukan busana muslim karena nun2 yang katolik juga mengenakan jilbab bukan 
dipaksa.  Cuma Islam yang memaksakan jilbab di Indonesia, dan Burqa di Arab.

Yang jadi permasalahan justru banyak umat Islam yang ingin tinggal di negara2 
maju bukan tinggal di Indonesia.  Ingin tinggal dinegara maju tapinya mau 
memaksakan burqa seperti di-negara2 terkebelakang.  Jadi kalo mau memakai burqa 
atau memaksakan jilbab jangan tinggal dinegara maju, tapi tetaplah tinggal 
dinegara terkebelakang.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke