Selama Ada Tembakan Roket Hamas Tidak Akan Ada Perundingan
Israel tidak butuh perundingan, setiap serangan mampu dibalas lunas dengan
bunga2nya. Satu warga Israel jadi korban, 100 nyawa yang harus jadi gantinya.
UN atau PBB juga tidak bisa membela pihak yang salah. Pihak yang salah selalu
pasti kalah !!!
Kalo dulu Arab2 itu menuduh Yahudi dari seluruh dunia berdatangan ke Israel,
ternyata sekarang Arab2 dari sekitarnya juga berdatangan memenuhi Gaza.
Arab2 yang dulunya hijrah keluar dari Israel itu cuma berjumlah 2000-an orang,
lalu darimana datangnya sekarang sudah menjadi 1.7 juta jiwa ??? Lebih gila
lagi, Arab2 ini semuanya pengangguran tidak punya ktp, tidak terdaftar kemudian
bangun rumah di Gaza.... wajar kalo digusur.
Kalo orang Yahudi dulu bermigrasi ke Israel karena diundang oleh pemerintah
Israel agar orang2 Yahudi diseluruh dunia mau pulang kampung. Dan pemerintah
Israel adalah pemerintahan yang syah yang berhak secara hukum menerima orang2
Yahudi diperantauan untuk kembali ketanah airnya. Lalu darimana legalitas
Arab2 ini bisa memenuhi Gaza secara mendadak tanpa ada surat2 baik surat ktp
dari pemerintahan resmi Abas atau juga surat resmi dari Libanon, Syria, atau
Yordania.
Celakanya, masih ada ratusan ribu Arab2 yang mengaku berasal dari tanah Israel
dulunya yang sekarang tinggal di kamp2 pengungsian di Yordania dan Libanon yang
semuanya dibiayai oleh UN dan Amerika, tanpa kerja, semuanya pengangguran.
Jelas, Arab2 yang menyusup tanpa surat2 ini akan ditolak oleh Israel.
Abas menuntut agar Israel menghentikan penggusuran gembel2 Arab yang tidak ada
surat2nya ini, tapi Israel menolak, tidak memberi jawaban sama sekali, semua
yang masuk ke Gaza atau Westbank tanpa surat resmi pasti digusur oleh Israel.
Abas menuntut perbatasan tahun 1967 sebagai persyaratan perundingan, padahal
perbatasan tahun 1967 itu tidak ada negara Palestina, dan Abas harus keluar
dari Westbank dan Gaza dan kembali ke kamp2 pengungsian di Libanon. Westbank
dan Gaza ini dulunya merupakan wilayah Mesir, jadi kalo mau menuntut wilayah
ini si Abas dan Arab2 ini harus keluar dulu balik ke kamp2 pengungsian di
Libanon dulu.
Namun urusan perang 1967, adalah urusan kemenangan Israel yang tidak bisa
diganggu gugat, sama seperti perang dunia kedua dimana Jerman dan Jepang kalah
tidak bisa diganggu gugat. Yang kalah selalu menanda tangani pernyataan
menyerah atau mereka akan ditangkap semuanya dan dijagal.
Jadi kalo kita mengerti urut2annya, tentunya juga kita akan bisa mengetahui
secara pasti, bahwa tuntutan2 Abas itu sia2 dan tidak akan dijawab. Reaksi
Israel sudah jelas, akan kembali menyerang secara militer menghancurkan semua
pangkalan2 roket2 Hamas dan Abas.
Hamas dan Abas sudah tidak tertolong, blokade total belum bisa ditembus dan
situasi akan makin parah bagi kehidupan terorist diseluruh Gaza dan Westbank.
Urusan Negara Palestina sudah siap tutup buku !!! Lhaaa.... kalo UN dan
Amerika menghentikan supply makanan ke kamp2 pengungsian di Yordania dan
Libanon yang sekarang ini juga makin membengkak populasinya, lalu mau cari
makan darimana ??? Senjata enggak punya karena sudah dilucuti Yordania dan
Libanon. Mau merampok juga cuma jadi korban peluru polisi2 Libanon dan
Yordania saja secara konyol.
Ny. Muslim binti Muskitawati.